Pionir VII : Banten Sapu Bersih Medali Emas Catur Klasik

PALU – IAIN Banten memboyong dua medali emas sekaligus untuk cabang olahraga catur beregu putera dan puteri klasik pada Pekan Ilmiah, Olahraga, Seni dan Riset (Pionir) VII antarperguruan tinggi keagamaan negeri se-Indonesia di Palu, Selasa (19/5) malam.

Sementara medali perak diraih UIN Jakarta dan UIN Makassar harus puas dengan perunggu. Pada beregu puteri medali perak diraih IAIN Purwokerto dan medali perunggu IAIN Jambi. Penyerahan medali dilakukan oleh Wakil Rektor BidangAkademik IAIN Palu Azma M Marjun di depan gedung bundar dosen IAIN Palu, sekitar pukul 22.30 WITA.

Banten putera pada pertandingan final berhasil mengalahkan Makassar dengan skor 1,5-1,5 dengan total poin 4,5 dari lima babak. Atlet catur IAIN Banten masing-masing diperkuat oleh Sahrul Hidayat mahasiswa semester VI Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

Sementara UIN Jakarta yang duduk pada peringkat II berhasil menundukkan IAIN Pontianak dengan skor 2,5-0,5. UIN Jakarta total berhasil mengumpulkan empat poin sementara Makassar 3,5 poin.

Tuan rumah IAIN Palu harus puas di urutan kelima dengan total poin 2,5. Selisih 0,5 poin dari IAIN Pontianak yang berada di urutan 4 dengan total raihan 3 poin.*

Tujuh Peserta Desain Busana Lolos Babak Presentasi

PALU– Dewan juri telah menetapkan tujuh peserta lomba desain busana terbaik. Ketujuh peserta tersebut adalah Octa Tamara Allo (IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten), Anis Indriyani (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), Nadya Alfi Fauzyah (UIN Malang), Oktaviani Palupi (IAIN Palu), Ike Ardianti (STAIN Ponorogo), Nurul Fajriah (UIN Sultan Syarif Kasim Riau), Futiha Alambara Amaan Ahmada (IAIN Surakarta).

Kategori penilaian meliputi pewarnaan profesional desain, teknologi desain, waktu, prinsip dan presentasi.

Ketujuh peserta tersebut selanjutnya akan mempresentasikan hasil desain busananya pada Kamis (21/5) besok di lokasi yang sama.

Lomba desain tersebut secara keseluruhan diikuti 14 peserta, yaitu; IAIN Banten, UIN Banda Aceh, UIN Jakarta, STAIN Jayapura, UIN Jogjakarta, IAIN Langsa, UIN Makassar, UIN Malang, IAIN Manado, IAIN Palu, STAIN Pekalongan, STAIN Ponorogo, UIN Riau, dan IAIN Surakarta.*

(wati/akrom)
– Sumber: http://diktis.kemenag.go.id/index.php?berita=detil&jd=437#.VV0–ZOnHVY