Panglima TNI Menghadiri Launching Logo UIN Banten dan Berikan Pidato Kebangsaan

Panglima TNI Menghadiri Launching Logo UIN Banten dan Berikan Pidato Kebangsaan

Gubernur Banten Wahidin Halim dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menghadiri launching logo Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Acara launching ini diselenggarakan di lapangan Fakultas Syari’ah, Kampus 1 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Ciceri, Kota Serang.

Rektor UIN Banten Bapak Prof. Dr. H. Fauzul Iman, MA menyampaikan bahwa seiring peralihan status kampus dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) ke Universitas Islam Negeri (UIN), perubahan pada logo pun dianggap perlu. Seperti pada umumnya, sebuah logo mencerminkan lembaga tersebut melalui nilai-nilai filosofis yang terkandung di dalamnya.

“Terima kasih kepada Pak Jenderal dan Pak Gubernur Banten yang telah menyempatkan waktu hadir dalam kesempatan bersejarah dan bahagia ini,” ujarnya.

Launching dilakukan dengan cara menekan sirine oleh Rektor UIN Sultan Mulana Hasanuddin Banten Fauzul Iman dengan didampingi sejumlah tokoh penting seperti Panglima TNI, Gubernur Banten, Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah, Guru Besar UIN Banten M. A. Tihami, IKA Alumni A. Taufik Nuriman, dan sejumlah nama tokoh lainnya.

“Sejak IAIN, kampus ini telah melahirkan tokoh-tokoh, baik akademisi, birokrat, pengamat, anggota legislatif, serta tokoh lainnya,” papar Fauzul.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengungkapkan, dengan berubah status diharapkan kampus UIN Banten bisa memberikan kontribusi yang lebih dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan memiliki kualitas.

“Saya ucapkan selamat, semoga kualitas pun semakin meningkat,” ujar WH kepada awak media setelah agenda launching.

Dengan berubah status dari IAIN menjadi UIN berarti meningkatkan reputasi perguruan tinggi yang berlokasi di pusat ibu kota Provinsi Banten tersebut. Karenanya, WH mengaku sangat bersyukur. Menurutnya, meningkatnya reputasi mesti diimbangi dengan meningkatnya kualitas pendidikan.

Pemerintah Provinsi Banten sendiri menurut WH akan mendukung program yang ada di kampus tersebut. Pemerintah akan memfasilitasi hal-hal yang menjadi kewenangan serta kemampuan pemerintah.

Foto : Muhammad Iqbal/detik.com

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat memberikan pidato kebangsaan pada acara launching logo UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten mengatakan bahwa peran ulama dalam menggagas Pancasila sebagai ideologi negara merupakan kebenaran sejarah yang tidak bisa dimungkiri. Selanjutnya, Pancasila sebagai ideologi negara sudah final dan tidak bisa diutak-atik. Dengan begitu, jika ada ulama yang berkoar ingin mengganti ideologi negara dengan selain Pancasila, ia menyarankan agar masyarakat tidak mengikuti ulama tersebut.

“Pancasila lahir dari hasil pemikiran para ulama dalam merumuskan UUD 1945. Kecintaan para ulama terhadap bangsa ini sangat luar biasa. Pergerakannya mendahului gerakan nasional seperti Sumpah Pemuda. Artinya, apabila ada ulama yang ingin mengganti Pancasila, sudah dipastikan itu datangnya dari luar Indonesia dan jangan diikuti.” paparnya di Kota Serang, Banten, Senin (17/7/2017).

Ia mengingatkan bahwa generasi saat ini setelah dirumuskannya Pancasila adalah penikmat kemerdekaan. Karena itu, kewajiban untuk menjaga dan mengisi kemerdekaan adalah hal mutlak yang harus dilakukan.

“Saya ingatkan, kita hanya penikmat kemerdekaan, yang bertugas menjaga dan mengisinya. Pancasila sebagai ideologi negara sudah final dan para ulama ikut mengukir dan membuatnya dengan butir-butir yang saya sampaikan,” kata dia.

Jika Pancasila sungguh-sungguh diamalkan, tujuan berbangsa dan bernegara untuk mencapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia akan tercapai.

Referensi :
https://news.detik.com/berita/d-3563154/panglima-tni-jangan-ikuti-ulama-yang-ingin-ubah-pancasila
http://www.radarbanten.co.id/gubernur-dan-panglima-tni-hadiri-launching-logo-uin-banten/