
Pelepasan Calon Wisudawan/Wisudawati FTK dalam Kegiatan Yudisium: Mewujudkan Alumni FTK yang Berdampak bagi Masyarakat
Serang, 07 April 2026 – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten kembali menyelenggarakan kegiatan Yudisium dan Pelepasan Calon Wisudawan/Wisudawati sebagai bagian dari tahapan akhir proses akademik mahasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 07 April 2026, bertempat di Aula Lantai 3 FTK, dengan diikuti oleh sebanyak 104 peserta yudisium dari berbagai program studi.
Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh makna, serta dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, di antaranya Dekan, para Wakil Dekan, Kepala Bagian Tata Usaha, Ketua dan Sekretaris Program Studi, Gugus Kendali Mutu, tenaga kependidikan, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mengantarkan mahasiswa menuju gerbang kelulusan dan dunia pengabdian di masyarakat.
Kegiatan yudisium ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan sebelum pelaksanaan wisuda tingkat universitas. Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Khotmil Qur’an bersama yang diikuti oleh seluruh peserta yudisium. Tradisi ini menjadi nilai tambah dalam pelaksanaan yudisium tahun ini, sebagai bentuk penguatan spiritual sekaligus ungkapan rasa syukur atas selesainya proses pendidikan yang telah ditempuh. Suasana religius yang tercipta memberikan nuansa haru dan reflektif bagi para peserta dalam menyongsong fase kehidupan berikutnya.
Memasuki acara inti, Wakil Dekan I selaku Ketua Panitia menyampaikan laporan pelaksanaan yudisium, yang memuat informasi terkait jumlah peserta, proses akademik yang telah dilalui, serta harapan bagi para lulusan. Selanjutnya, Wakil Dekan II membacakan Surat Keputusan (SK) tentang Penetapan Yudisium dan Pelepasan Calon Wisudawan/Wisudawati sebagai tanda resmi kelulusan mahasiswa dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.
Kemudian, Wakil Dekan III membacakan Surat Keputusan terkait penetapan mahasiswa terbaik tingkat fakultas dan program studi. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik, dedikasi, dan prestasi yang telah diraih selama masa studi.
Adapun mahasiswa terbaik yang diumumkan pada kesempatan tersebut adalah:
Tubagus Miftahul Agnia Khoironi dari Program Studi Pendidikan Agama Islam sebagai terbaik tingkat fakultas
Nabila Nurkholizah dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab
Lisca Aulia Hanafi dari Program Studi Tadris Bahasa Inggris
Apri Wulandari dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Khojanatunnisa dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam
Nandini Mahira dari Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan menyampaikan pesan mendalam kepada para calon wisudawan/wisudawati. Beliau menegaskan bahwa hubungan antara alumni dengan almamater tidak akan pernah terputus. Pelepasan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh.
Beliau juga menekankan bahwa gelar sarjana yang disandang bukan hanya sekadar simbol atau legalitas formal (syariat), tetapi harus diwujudkan dalam bentuk nyata (hakikat) melalui kontribusi dan kebermanfaatan di tengah masyarakat sebagai penjawantahan berdampak. Para lulusan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif, baik di lingkungan kerja, keluarga, maupun masyarakat luas.
“Sarjana tidak boleh diam. Ilmu yang dimiliki harus diimplementasikan dan memberikan dampak nyata. Kalian adalah bagian dari kelompok intelektual yang memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ungkapnya.
Lebih lanjut, penggunaan toga dalam prosesi wisuda diartikan sebagai simbol kesiapan untuk memasuki kehidupan baru sebagai insan akademis yang mandiri, produktif, dan berintegritas. Oleh karena itu, para lulusan diharapkan aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Dekan juga menyampaikan bahwa kegiatan Khotmil Qur’an yang dilaksanakan di awal acara merupakan tradisi baru yang akan terus dilestarikan dalam setiap pelaksanaan yudisium di masa mendatang. Hal ini diharapkan dapat menjadi fondasi spiritual yang kuat bagi para lulusan dalam menghadapi tantangan kehidupan.
Kegiatan yudisium dan pelepasan ini ditutup dengan sesi foto bersama antara pimpinan fakultas, dosen, dan seluruh peserta yudisium. Momen ini menjadi simbol kebersamaan, keakraban, serta ikatan emosional yang tetap terjalin antara Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dengan para alumninya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para lulusan FTK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dapat menjadi alumni yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dan berdampak positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.











