Berita
Prodi Manajemen Pendidikan Islam UIN SMH Banten Gelar Review Internal Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE)

Prodi Manajemen Pendidikan Islam UIN SMH Banten Gelar Review Internal Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE)

Serang, 07 Mei 2026 – UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten melalui Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan menggelar kegiatan Review Internal Kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) pada Kamis, 07 Mei 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN SMH Banten sebagai bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, memperkuat budaya akademik, serta menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan transformasi pendidikan abad ke-21.

Kegiatan review kurikulum ini menjadi salah satu langkah strategis yang dilakukan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam dalam menghadapi dinamika perkembangan dunia pendidikan, revolusi teknologi digital, serta perubahan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Di era modern saat ini, perguruan tinggi dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga lulusan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memiliki kompetensi kepemimpinan, keterampilan komunikasi, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta integritas moral dan spiritual yang kuat.

Sebagai bentuk keseriusan dalam penyempurnaan kurikulum, kegiatan ini menghadirkan dua profesor bidang manajemen pendidikan dari internal UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten sebagai reviewer dan pakar pengembangan kurikulum berbasis capaian pembelajaran atau Outcome Based Education (OBE). Kehadiran para profesor tersebut memberikan penguatan akademik sekaligus menjadi ruang evaluasi ilmiah dalam memastikan kurikulum yang dikembangkan benar-benar sesuai dengan standar pendidikan tinggi nasional dan kebutuhan stakeholder.

Review internal dilakukan secara menyeluruh dan komprehensif terhadap berbagai komponen kurikulum. Pembahasan meliputi profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan (CPL), struktur kurikulum, bahan kajian, distribusi mata kuliah, bobot SKS, integrasi keilmuan, hingga relevansi mata kuliah dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi digital dalam bidang pendidikan. Selain itu, evaluasi juga diarahkan pada sinkronisasi antara visi program studi dengan implementasi pembelajaran yang berorientasi pada hasil atau outcome.

Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam menyampaikan bahwa kegiatan review internal kurikulum OBE merupakan bagian penting dalam upaya menjaga relevansi dan mutu pendidikan di lingkungan Program Studi MPI. Menurutnya, pendekatan Outcome Based Education menjadi salah satu model pengembangan kurikulum yang sangat penting diterapkan di perguruan tinggi karena berfokus pada capaian kompetensi lulusan secara terukur dan berkelanjutan.

Ia menjelaskan bahwa kurikulum berbasis OBE tidak hanya menitikberatkan pada transfer pengetahuan di dalam kelas, tetapi juga pada kemampuan mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan nyata. Oleh karena itu, lulusan MPI diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi pemimpin pendidikan yang profesional, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

“Melalui review internal ini, Prodi MPI berupaya menghadirkan kurikulum yang mampu menjawab tantangan zaman, kebutuhan stakeholder, serta mendukung visi UIN SMH Banten sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul dan kompetitif. Kami ingin memastikan bahwa setiap mata kuliah yang diajarkan benar-benar memberikan kontribusi terhadap kompetensi lulusan yang dibutuhkan masyarakat dan dunia kerja,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pengembangan kurikulum berbasis OBE juga menjadi bagian dari penguatan implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang menekankan pengalaman belajar mahasiswa secara lebih fleksibel, kontekstual, dan berbasis kebutuhan nyata di lapangan. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga memperoleh pengalaman praktis melalui kegiatan magang, penelitian, pengabdian masyarakat, proyek kolaboratif, serta aktivitas akademik lainnya.

Dalam sesi review dan diskusi akademik, para profesor memberikan berbagai masukan strategis terkait penyempurnaan dokumen kurikulum. Salah satu fokus utama pembahasan adalah sinkronisasi antara profil lulusan dengan capaian pembelajaran lulusan (CPL). Para reviewer menilai bahwa CPL harus dirumuskan secara jelas, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna lulusan agar implementasi pembelajaran dapat berjalan secara efektif.

Selain itu, para reviewer juga menekankan pentingnya penguatan integrasi teknologi dalam proses pembelajaran. Di tengah perkembangan era digital dan kemajuan teknologi informasi, mahasiswa perlu dibekali kemampuan literasi digital, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta kemampuan adaptasi terhadap penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam manajemen pendidikan dan administrasi lembaga pendidikan Islam.

Tidak hanya itu, diskusi juga membahas pentingnya relevansi mata kuliah dengan kebutuhan industri dan lembaga pendidikan. Mata kuliah yang disusun diharapkan mampu mendukung kompetensi lulusan dalam bidang kepemimpinan pendidikan, pengelolaan lembaga pendidikan Islam, manajemen sumber daya manusia pendidikan, supervisi pendidikan, hingga kemampuan pengelolaan administrasi berbasis digital.

Dalam pembahasan tersebut, para reviewer turut memberikan masukan mengenai strategi implementasi pembelajaran berbasis student centered learning. Pendekatan ini dinilai penting untuk mendorong mahasiswa menjadi lebih aktif, kreatif, dan mandiri dalam proses pembelajaran. Mahasiswa tidak lagi hanya menjadi penerima materi secara pasif, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi, pemecahan masalah, penelitian, serta pengembangan proyek berbasis kolaborasi.

Kegiatan review internal kurikulum ini juga menjadi momentum untuk memperkuat budaya mutu dan evaluasi berkelanjutan di lingkungan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam. Evaluasi kurikulum secara berkala dipandang sebagai langkah penting untuk menjaga kualitas pendidikan dan memastikan bahwa proses pembelajaran selalu relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat.

Suasana diskusi berlangsung aktif, dinamis, dan konstruktif. Seluruh dosen Program Studi MPI turut berpartisipasi dalam memberikan masukan dan pandangan akademik terhadap pengembangan kurikulum. Hal tersebut menunjukkan adanya komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.

Di akhir kegiatan, para peserta berharap hasil review internal kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) ini dapat menjadi dasar yang kuat dalam penyempurnaan dokumen kurikulum sebelum diimplementasikan secara menyeluruh dalam proses pembelajaran. Penyempurnaan kurikulum tersebut diharapkan mampu menghasilkan lulusan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam yang unggul dalam bidang akademik, profesional dalam pengelolaan pendidikan, memiliki kemampuan kepemimpinan yang baik, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN SMH Banten kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun sistem pendidikan tinggi yang berkualitas, inovatif, dan berorientasi pada masa depan. Dengan penguatan kurikulum berbasis Outcome Based Education, Prodi MPI optimis mampu mencetak generasi profesional pendidikan Islam yang siap menghadapi tantangan global dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan dunia pendidikan Indonesia.