Berita
FTK UIN SMH Banten dan FPM UPSI Malaysia Jalin Kolaborasi Internasional: Dari Riset Scopus hingga Filosofi Kenabian

FTK UIN SMH Banten dan FPM UPSI Malaysia Jalin Kolaborasi Internasional: Dari Riset Scopus hingga Filosofi Kenabian

SERANG — Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten sukses menggelar seminar internasional bertajuk “Tren Penelitian Pendidikan Tinggi di Indonesia”. Acara yang berlangsung dari tanggal 11 hingga 13 Mei 2026 ini menjadi momentum penting penguatan jejaring internasional, khususnya melalui kunjungan delegasi dari Fakultas Pembangunan Manusia (FPM) Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia.

Sambutan Hangat dan Pengenalan Civitas

Dekan FTK UIN SMH Banten secara resmi membuka acara dengan menyambut hangat kehadiran segenap jajaran dari FPM UPSI Malaysia. Dalam suasana yang akrab, Dekan memperkenalkan jajaran pimpinan FTK, mulai dari para Wakil Dekan, Kepala Bagian Tata Usaha, hingga para dosen dan gugus mutu.

Dekan juga secara khusus memperkenalkan para Ketua Program Studi yang menjadi pilar akademik di FTK UIN SMH Banten, meliputi:

  • Pendidikan Agama Islam (PAI)
  • Pendidikan Bahasa Arab (PBA)
  • Tadris Bahasa Inggris (TBI)
  • Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
  • Manajemen Pendidikan Islam (MPI)
  • Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI)
  • Pendidikan Profesi Guru (PPG)

Filosofi Kerja Sama: Belajar dari Kisah Nabi Musa

Dalam Sambutannya, Dekan menekankan pentingnya sinergi antarlembaga. Beliau mengutip nilai luhur dari Al-Qur’an Surah Al-Qashash ayat 34, yang menceritakan permohonan Nabi Musa AS agar saudaranya, Nabi Harun AS, diutus untuk membantunya karena kefasihan lidahnya.

“Sebagaimana Nabi Musa meminta bantuan Nabi Harun untuk saling menguatkan, begitupun kita dalam dunia akademik. Kita harus saling membantu dan bekerja sama. Kolaborasi antara FTK UIN SMH Banten dan FPM UPSI Malaysia ini diharapkan membawa hasil nyata, salah satunya melalui penulisan jurnal bersama agar mampu menembus indeks global seperti Scopus,” ujar Dekan dalam sambutannya.

Pertukaran Budaya dan Tradisi

Untuk mencairkan suasana, Dekan turut memperkenalkan berbagai tradisi dan kekayaan budaya khas Indonesia, khususnya keunikan budaya Banten. Hal ini berhasil membangun kedekatan emosional dan suasana kekeluargaan yang kental antara civitas akademika kedua negara.

Tren Riset Kontemporer

Seminar ini menghadirkan narasumber ahli yang mengupas tuntas masa depan pendidikan:

  1. Prof. Dr. Sholahuddin Al-Ayubi, M.A. (Sekretaris LP2M UIN SMH Banten) memaparkan transformasi riset perguruan tinggi yang kini berfokus pada Artificial Intelligence (AI) dan Sustainable Development Goals (SDGs).
  2. Prof. Dr. Mohd Syaubari Bin Othman (UPSI Malaysia) memberikan wawasan mendalam mengenai Profesionalisme dan Etika Guru Pendidikan Islam di era digital.

Melalui rangkaian kegiatan selama tiga hari ini, FTK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten mempertegas posisinya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang unggul, bermakna, dan berdampak, serta siap bersaing di tingkat global melalui kolaborasi strategis internasional.