
Seminar Internasional Bahas Tren Penelitian Pendidikan Tinggi di Indonesia di FTK UIN SMH Banten
Serang — Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar seminar internasional pada hari Selasa tanggal 12 Mei 2026 bertema “Tren Penelitian Pendidikan Tinggi di Indonesia” yang menghadirkan Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN SMH Banten, Prof. Dr. Sholahuddin Al-Ayubi, M.A., sebagai narasumber utama. Kegiatan ini bertempat di Aula Lantai 1 Gedung A FTK dan berlangsung dengan penuh antusias dan dihadiri oleh dosen, mahasiswa, serta akademisi dari berbagai perguruan tinggi.
Dalam paparannya, Prof. Dr. Sholahuddin Al-Ayubi, M.A. menegaskan bahwa perkembangan penelitian di perguruan tinggi Indonesia saat ini mengalami transformasi yang signifikan, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi, digitalisasi, dan kebutuhan masyarakat berbasis inovasi. Beliau menambahkan bahwa arah penelitian pendidikan tinggi di Indonesia saat ini terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman dan tantangan global. Menurutnya, terdapat dua motor utama riset kontemporer yang menjadi fokus pengembangan perguruan tinggi, yaitu digitalisasi dan Artificial Intelligence (AI), serta penelitian berbasis Sustainable Development Goals (SDGs).
“Perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga harus mampu melahirkan riset yang berdampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa tren penelitian pendidikan tinggi di Indonesia kini mengarah pada penelitian kolaboratif, multidisipliner, serta berbasis teknologi digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence). Selain itu, penelitian juga didorong untuk berorientasi pada publikasi internasional bereputasi dan hilirisasi hasil riset.
Menurutnya, dosen dan mahasiswa perlu meningkatkan kapasitas akademik melalui penguatan metodologi penelitian, penguasaan teknologi, serta jejaring kerja sama internasional. Hal tersebut menjadi penting agar hasil penelitian mampu bersaing di tingkat global.
Dekan FTK UIN SMH Banten dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar internasional ini menjadi bagian dari komitmen fakultas dalam meningkatkan budaya akademik dan kualitas penelitian di lingkungan kampus.
“Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan wawasan baru kepada sivitas akademika mengenai arah dan perkembangan penelitian pendidikan tinggi, sekaligus memotivasi mahasiswa dan dosen untuk terus berkarya melalui riset yang inovatif,” ungkapnya.
Seminar berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai isu strategis, mulai dari tantangan publikasi ilmiah, pengembangan riset berbasis kebutuhan masyarakat, hingga peluang kolaborasi internasional di bidang pendidikan.
Melalui seminar ini, FTK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berharap dapat terus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang unggul dan berdaya saing global.
Prof. Dr. Mohd Syaubari Bin Othman dari Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia turut menjadi narasumber dalam seminar internasional tersebut dengan membawakan materi tentang Profesionalisme dan Etika Guru Pendidikan Islam. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya guru Pendidikan Islam memiliki kompetensi profesional, integritas moral, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tantangan pendidikan global.











