
FTK UIN SMH Banten Gelar Yudisium dan Pengukuhan Guru Profesional Batch 3 Tahun 2025, Tegaskan Peran Strategis Guru di Era Digital
Serang, 29 Desember 2025 – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan dengan menyelenggarakan Yudisium dan Pengukuhan Guru Profesional (PPG) Batch 3 Tahun 2025. Kegiatan prestisius ini dilaksanakan pada Senin, 29 Desember 2025, bertempat di Gedung Pusgiwa UIN SMH Banten, dan berlangsung dengan tertib serta penuh khidmat sejak pukul 07.30 WIB hingga 12.00 WIB.
Sejak pagi hari, ribuan peserta telah memadati area Gedung Pusgiwa. Proses registrasi dan pengecekan data (check-in) dimulai pukul 07.15 WIB hingga 07.30 WIB, dilaksanakan secara sistematis oleh panitia. Setiap peserta diarahkan untuk menempati kursi sesuai dengan nomor urut dan data diri yang telah ditentukan sebelumnya, sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berlangsung secara tertib, rapi, dan sesuai dengan alur acara yang telah dirancang.
Pada Batch 3 Tahun 2025 ini, jumlah peserta yudisium mencapai 1.695 orang, yang berasal dari berbagai latar belakang daerah dan satuan pendidikan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.496 peserta mengikuti yudisium secara luring di Gedung Pusgiwa UIN SMH Banten, sementara peserta lainnya mengikuti kegiatan secara daring, menyesuaikan dengan kondisi dan kebijakan yang berlaku. Tingginya jumlah peserta mencerminkan besarnya antusiasme serta kepercayaan masyarakat terhadap FTK UIN SMH Banten sebagai lembaga penyelenggara pendidikan profesi guru.
Kegiatan Yudisium dan Pengukuhan Guru Profesional ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tamu undangan penting, baik dari internal universitas maupun eksternal. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, beserta perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama dari beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan mutu dan profesionalisme guru di wilayah Banten dan sekitarnya.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN SMH Banten, Prof. Dr. H. Subhan, M.Ed., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yudisium dan pengukuhan tersebut. Ia menegaskan bahwa melalui momentum ini, para peserta secara resmi telah menyandang status sebagai Guru Profesional, sebuah predikat yang membawa tanggung jawab besar bagi dunia pendidikan nasional.
“Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama menyaksikan terselenggaranya Yudisium dan Pengukuhan Guru Profesional Batch 3 Tahun 2025. Kegiatan ini diselenggarakan atas permintaan para peserta dan dikelola oleh panitia Fakultas Tarbiyah dan Keguruan secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar Prof. Subhan.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa guru profesional tidak hanya dituntut memiliki kompetensi keilmuan dan pedagogik, tetapi juga menjalankan peran sosial dan kemanusiaan yang sangat penting. Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin pesat, terdapat aspek fundamental dalam pendidikan yang tidak dapat digantikan oleh mesin atau teknologi.
“Ada satu tugas utama guru yang tidak bisa digantikan oleh AI atau teknologi secanggih apa pun, yaitu mendidik nilai-nilai etika, adab, dan moralitas peserta didik. Di sinilah letak peran strategis guru profesional dalam membentuk karakter generasi bangsa,” tegasnya.
Prof. Subhan juga berpesan agar para guru profesional yang telah dikukuhkan mampu menunjukkan kinerja terbaiknya di lapangan. “Tunjukkan kompetensi keilmuan, penguasaan materi, serta sikap profesional dalam menjalankan tugas. Jalankan amanah ini dengan kesungguhan, keikhlasan, dan visi mencerdaskan kehidupan bangsa. Selamat atas keberhasilan Anda semua, semoga sukses selalu,” tuturnya, sekaligus menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga UIN SMH Banten, Dr. Nana Jumhana, M.Ag, yang hadir mewakili Rektor UIN SMH Banten, secara resmi membuka kegiatan Yudisium dan Pengukuhan Guru Profesional Batch 3 Tahun 2025. Dalam sambutannya, ia mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang pada hari itu dikukuhkan sebagai guru profesional setelah melalui proses pendidikan dan evaluasi yang panjang.
“Hari ini adalah buah dari kerja keras, ketekunan, dan kesabaran Saudara selama mengikuti proses Pendidikan Profesi Guru. Oleh karena itu, setelah dikukuhkan, Saudara dituntut untuk terus meningkatkan kualitas dan profesionalisme dalam dunia pendidikan,” ungkapnya.
Dr. Nana juga menekankan pentingnya pembelajaran berkelanjutan (lifelong learning) bagi para guru, agar tidak tertinggal oleh perkembangan teknologi dan perubahan zaman. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa esensi profesi guru tidak semata-mata terletak pada aspek akademik dan teknologi.
“Guru bukan hanya soal kualitas keilmuan, tetapi juga tentang amanah dan misi pengabdian. Guru melanjutkan tugas para nabi dan rasul dalam memberikan pendidikan, membangun peradaban, serta menanamkan nilai-nilai kemanusiaan. AI tidak mampu mendidik adab dan moral, hanya guru profesional yang mampu melakukannya,” tegasnya.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Yudisium dan Pengukuhan Guru Profesional Batch 3 Tahun 2025 yang dibacakan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan FTK UIN SMH Banten, Dr. Supardi, M.Pd.. Setelah pembacaan SK, acara dilanjutkan dengan pemanggilan peserta yudisium secara simbolis sebagai tanda pengukuhan resmi, serta penyampaian orasi ilmiah yang memberikan inspirasi dan motivasi bagi para guru profesional dalam mengemban tugasnya di tengah tantangan pendidikan masa kini.
Kegiatan Yudisium dan Pengukuhan Guru Profesional Batch 3 Tahun 2025 ini menjadi momentum penting bagi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN SMH Banten dalam memperkuat perannya sebagai lembaga pencetak tenaga pendidik profesional yang unggul secara akademik, berkarakter Islami, serta adaptif terhadap perkembangan zaman. Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru profesional yang telah dikukuhkan mampu berkontribusi secara nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional dan membangun generasi bangsa yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing.












