Berita
Workshop Kemahasiswaan FTK UIN SMH Banten: Transformasi Penulisan Ilmiah melalui Integrasi Smart Technology dan Etika Akademik di Era Digital

Workshop Kemahasiswaan FTK UIN SMH Banten: Transformasi Penulisan Ilmiah melalui Integrasi Smart Technology dan Etika Akademik di Era Digital

Serang – Kamis, 30 April 2026, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menyelenggarakan kegiatan Workshop Kemahasiswaan yang bertempat di Aula Lantai 1 FTK. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FTK dengan penuh antusiasme. Sejak pagi hari, para peserta telah memenuhi ruangan kegiatan untuk mengikuti rangkaian acara yang dirancang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif.

Workshop ini secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Prof. Dr. H. Subhan, M.Ed. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kemampuan menulis karya ilmiah merupakan salah satu kompetensi utama yang harus dimiliki oleh mahasiswa sebagai bagian dari civitas akademika. Menurut beliau, di era digital saat ini, mahasiswa dituntut tidak hanya mampu memahami ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menuangkannya dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis, logis, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa perkembangan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI), telah memberikan kemudahan yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia akademik. Proses penulisan ilmiah yang sebelumnya dianggap rumit dan memakan waktu kini dapat dipermudah dengan bantuan teknologi. Namun demikian, beliau mengingatkan bahwa kemudahan tersebut harus disikapi dengan bijak.

“Menulis karya ilmiah itu sebenarnya bukan sesuatu yang mustahil. Memang terlihat berat, tetapi dengan bantuan teknologi AI, hal tersebut menjadi lebih mudah untuk dilakukan. Akan tetapi, jangan sampai kita bergantung sepenuhnya pada AI, karena esensi dari sebuah tulisan ilmiah adalah pemikiran kritis dan orisinalitas penulisnya,” ungkap beliau.

Dalam kesempatan tersebut, Dekan FTK juga mengutip firman Allah Swt. dalam Al-Qur’an Surat An-Nahl ayat 43 yang artinya: “Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui.” Beliau menjelaskan bahwa ayat tersebut memberikan pesan penting tentang pentingnya mencari ilmu kepada ahlinya. Dalam konteks modern, AI dapat menjadi salah satu sarana untuk memperoleh informasi, namun tidak dapat menggantikan peran guru atau dosen sebagai pembimbing utama dalam proses pembelajaran.

Beliau juga menekankan pentingnya etika akademik dalam penggunaan teknologi. Mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan AI sebagai alat bantu, bukan sebagai pengganti proses berpikir. Penggunaan AI tanpa pemahaman yang mendalam dikhawatirkan dapat menghasilkan karya yang tidak utuh, tidak memiliki “ruh”, serta berpotensi melanggar prinsip-prinsip kejujuran akademik.

Selain itu, dalam arahannya, Dekan FTK mendorong mahasiswa untuk berperan aktif sebagai agen promosi kampus, khususnya dalam memperkenalkan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten sebagai institusi pendidikan Islam yang unggul. Mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan teknologi digital dan media sosial untuk menciptakan konten-konten kreatif yang informatif dan inspiratif.

“Mahasiswa FTK harus mampu menjadi content creator yang tidak hanya kreatif, tetapi juga edukatif. Jangan hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi jadilah produsen yang mampu memberikan kontribusi positif melalui karya-karya digital,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. H. Moch. Subekhan, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini merupakan bagian dari program pengembangan kapasitas mahasiswa di bidang akademik. Ia menegaskan bahwa kemampuan menulis artikel ilmiah dan jurnal bereputasi merupakan salah satu indikator penting dalam dunia pendidikan tinggi.

Menurut beliau, melalui kegiatan ini mahasiswa diharapkan dapat memahami teknik dan strategi dalam menulis karya ilmiah yang berkualitas, serta mampu memanfaatkan teknologi AI secara optimal dan bertanggung jawab. Panitia juga telah menghadirkan narasumber yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya untuk memberikan materi yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini.

Adapun narasumber dalam kegiatan ini adalah Dr. H. Deden Mauli Darajat, M.Sc., yang merupakan Direktur Eksekutif Pusat Pengkajian Komunikasi dan Media (P2KM) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara komprehensif mengenai perkembangan teknologi AI, peluang dan tantangannya dalam dunia akademik, serta strategi efektif dalam menulis artikel ilmiah yang berpotensi dipublikasikan pada jurnal bereputasi.

Beliau juga memberikan contoh-contoh praktis penggunaan berbagai tools berbasis AI yang dapat membantu mahasiswa dalam proses penulisan, seperti pencarian referensi, parafrase, penyusunan struktur artikel, hingga pengecekan tata bahasa. Namun demikian, beliau menekankan bahwa penggunaan teknologi tersebut harus tetap disertai dengan kemampuan berpikir kritis dan pemahaman substansi keilmuan.

Kegiatan workshop berlangsung secara interaktif, di mana peserta tidak hanya menjadi pendengar pasif, tetapi juga aktif terlibat dalam diskusi dan sesi tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, baik terkait teknis penulisan ilmiah maupun penggunaan AI dalam dunia akademik.

Selain sesi pemaparan materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi praktik langsung, di mana mahasiswa diberikan kesempatan untuk mencoba berbagai aplikasi berbasis AI dalam menyusun draft artikel ilmiah. Hal ini memberikan pengalaman nyata bagi peserta dalam mengintegrasikan teknologi dengan keterampilan menulis yang mereka miliki.

Sejak dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga sore hari, kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Suasana akademik yang kondusif serta interaksi yang dinamis antara narasumber dan peserta menjadikan workshop ini sebagai pengalaman belajar yang berharga.

Dengan terselenggaranya kegiatan Workshop Kemahasiswaan ini, diharapkan mahasiswa FTK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas karya ilmiah yang dihasilkan. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan dapat menjadi generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai etika akademik dan keilmuan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen FTK dalam menciptakan lingkungan akademik yang produktif, inovatif, dan berdaya saing tinggi. Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara optimal, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik.