
Program Studi PAI FTK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Selenggarakan Writing Clinic (PWC) Vol. 5 “From Overthinking to Writing: Bedah Metode Kualitatif dan Kuantitatif”
Serang, 30 April 2026 — Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas akademik mahasiswa melalui penyelenggaraan Writing Clinic (PWC) Vol. 5 dengan tema “From Overthinking to Writing: Bedah Metode Kualitatif dan Kuantitatif”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 30 April 2026, bertempat di ruang Program Studi PAI, dan berlangsung dengan penuh antusiasme dari para peserta.
Kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembinaan akademik bagi mahasiswa, khususnya dalam mengembangkan kemampuan menulis karya ilmiah secara sistematis, kritis, dan terarah. Selain itu, kegiatan ini juga secara khusus menyoroti fenomena overthinking yang kerap menjadi kendala utama mahasiswa dalam memulai maupun menyelesaikan penulisan karya ilmiah, terutama pada tahap penyusunan proposal penelitian.
Acara ini dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, serta mahasiswa dari berbagai semester. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FTK, Dr. Moch Subkhan, M.Ag., Kaprodi PAI Dr. Ina Salma Febriani, M.A., serta Sekretaris Prodi PAI Asep Syahrul Mubarok, S.Pd., M.Ag. Kehadiran para pimpinan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan budaya literasi akademik di lingkungan kampus.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, Razif, yang memandu jalannya acara secara tertib dan komunikatif. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Fatimah Azzahra yang menambah kekhidmatan suasana pembukaan kegiatan.
Pada sesi laporan, Ketua Pelaksana PWC Vol. 5, Irma Yanti, menyampaikan bahwa kegiatan seminar kepenulisan ilmiah ini diikuti oleh 50 mahasiswa yang berasal dari semester 2, 4, 6, dan 8. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas literasi akademik mahasiswa PAI, sekaligus memberikan ruang praktik dan diskusi terkait metode penelitian.
Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Umum PWC, Fatir Alfazri. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Writing Clinic bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah proses panjang dalam membentuk karakter intelektual mahasiswa sebagai penulis muda yang kritis dan produktif. Ia juga menekankan bahwa tulisan memiliki kekuatan besar sebagai warisan pemikiran yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa didorong untuk terus melatih kemampuan menulis dan tidak ragu untuk menuangkan gagasannya dalam bentuk karya ilmiah.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kaprodi PAI sekaligus Pembina PWC, Dr. Ina Salma Febriani, M.A. Dalam arahannya, beliau menyampaikan apresiasi atas semangat mahasiswa yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Beliau juga mengungkapkan rasa bangga terhadap mahasiswa yang memiliki kemauan untuk belajar dan berkembang. Lebih lanjut, beliau berharap agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh hingga akhir, serta mampu menghasilkan proposal penelitian yang berkualitas sebagai output nyata dari kegiatan ini.
Sambutan terakhir sekaligus pembukaan resmi kegiatan disampaikan oleh Wakil Dekan III FTK, Dr. Moch Subkhan, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting dan relevan dalam mendukung peningkatan kapasitas akademik mahasiswa. Ia juga menegaskan bahwa kemampuan menulis karya ilmiah merupakan salah satu kompetensi utama yang harus dimiliki oleh mahasiswa perguruan tinggi, sehingga kegiatan ini perlu terus dikembangkan dan dilaksanakan secara berkelanjutan.
Setelah pembukaan resmi, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Yayan, sebagai bentuk harapan agar kegiatan yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi seluruh peserta.
Memasuki sesi inti, kegiatan dimoderatori oleh Winaya Azalina Kirana yang memandu jalannya diskusi dengan interaktif dan komunikatif. Suasana diskusi berlangsung hidup dan partisipatif, di mana peserta diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan narasumber.
Materi utama disampaikan oleh Prof. Dr. Hj. Siti Patimah, M.Pd. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa overthinking seringkali menjadi hambatan psikologis yang menghalangi mahasiswa untuk mulai menulis. Ketakutan terhadap kesalahan, kebingungan dalam menentukan metode, serta kurangnya pemahaman terhadap alur penelitian menjadi faktor utama yang menyebabkan mahasiswa mengalami kebuntuan dalam menulis.
Lebih lanjut, beliau menguraikan secara komprehensif perbedaan antara metode penelitian kualitatif dan kuantitatif, mulai dari karakteristik, pendekatan, hingga teknik analisis yang digunakan. Beliau menekankan bahwa pemilihan metode penelitian harus disesuaikan dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian yang ingin dicapai. Dengan pemahaman yang tepat, mahasiswa akan lebih mudah menentukan langkah penelitian secara sistematis dan terstruktur.
Dalam sesi diskusi, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan kritis. Beberapa di antaranya berkaitan dengan cara menentukan novelty atau kebaruan dalam penelitian, strategi menemukan gap penelitian, serta langkah-langkah dalam melakukan analisis terhadap buku sebagai objek penelitian. Narasumber memberikan jawaban yang aplikatif dan mudah dipahami, sehingga membantu peserta memperoleh gambaran yang lebih jelas dalam menyusun penelitian.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk memiliki keberanian dalam memulai proses menulis. Melalui pendekatan yang komunikatif dan interaktif, peserta diharapkan mampu mengatasi rasa ragu dan overthinking, serta lebih percaya diri dalam menyusun karya ilmiah.
Sebagai penutup, kegiatan Writing Clinic (PWC) Vol. 5 ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam membangun budaya akademik yang produktif di lingkungan Program Studi PAI. Mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami metode penelitian secara konseptual, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam bentuk karya ilmiah yang berkualitas, sistematis, dan bertanggung jawab.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Program Studi PAI FTK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi akademisi yang unggul, kritis, dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di era digital.













