
Prodi PGMI Gelar Seminar Nasional Bertajuk Pemanfaatan AI dan Robotic Dalam Pembelajaran
Serang, 20 Mei 2026 — Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten sukses menyelenggarakan Seminar PGMI 2026 dengan tema “Pemanfaatan AI dan Robotics dalam Pembelajaran” pada Rabu, 20 Mei 2026, bertempat di Aula Rektorat Lantai 3 UIN SMH Banten. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme dan menjadi salah satu forum akademik yang membahas perkembangan teknologi pendidikan di era digital.
Seminar ini dihadiri oleh para Wakil Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, dosen, guru sekolah, mahasiswa FTK, serta Duta Fakultas dan Duta Program Studi PGMI. Kehadiran berbagai unsur akademisi dan praktisi pendidikan tersebut menunjukkan tingginya perhatian terhadap pemanfaatan teknologi modern dalam dunia pembelajaran.
Kegiatan seminar dilaksanakan sebagai upaya untuk memperluas wawasan mahasiswa dan tenaga pendidik mengenai perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan robotics yang saat ini mulai banyak diterapkan dalam dunia pendidikan. Selain itu, seminar ini juga menjadi wadah diskusi mengenai tantangan dan peluang penggunaan teknologi dalam menciptakan sistem pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan efektif.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Dr. Supardi, M.Pd menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Seminar PGMI 2026 yang mengangkat tema “Pemanfaatan AI dan Robotics dalam Pembelajaran”. Beliau menegaskan bahwa perkembangan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI) dan robotics, telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan sehingga pendidik dan mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan perkembangan tersebut.
Beliau juga menyampaikan bahwa teknologi bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan menjadi alat pendukung dalam menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan inovatif. Oleh karena itu, mahasiswa sebagai calon pendidik diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif dalam proses pembelajaran di masa depan.
Lebih lanjut, beliau berharap kegiatan seminar ini dapat membuka wawasan peserta mengenai pentingnya literasi digital, penguasaan teknologi pendidikan, serta kemampuan berinovasi dalam menghadapi tantangan pendidikan di era transformasi digital. Selain itu, seminar ini diharapkan mampu menjadi ruang diskusi dan pengembangan pengetahuan bagi mahasiswa, dosen, maupun praktisi pendidikan terkait implementasi AI dan robotics dalam dunia pembelajaran.
Narasumber dalam kegiatan seminar pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan Robotik Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) adalah Muhammad Fakhrur Razi, S.Kom., M.Sc. dan Dr. Baiq Hana Susanti. Dalam pemaparannya, kedua narasumber menyampaikan berbagai teori, konsep, serta perkembangan terkini mengenai AI dan robotik yang semakin relevan dengan dunia pendidikan di era digital. Secara umum, dijelaskan bahwa matematika dan robotik memiliki keterkaitan yang sangat erat. Robotik tidak dapat dipisahkan dari konsep-konsep matematika karena berbagai sistem dalam robotik dibangun melalui logika, perhitungan, algoritma, dan pemrograman yang bersumber dari ilmu matematika. Dengan demikian, perbedaan keduanya lebih terletak pada ruang lingkup dan bentuk implementasinya, di mana matematika menjadi landasan teoritis, sementara robotik merupakan bentuk penerapan teknologi berbasis konsep matematika dalam kehidupan nyata.
Para peserta yang hadir menunjukkan antusiasme yang tinggi selama mengikuti seminar yang disampaikan oleh para narasumber. Hal tersebut terlihat dari keaktifan mahasiswa dalam menyimak materi, mengajukan pertanyaan, serta berdiskusi mengenai peluang dan tantangan pemanfaatan AI dan robotik dalam proses pembelajaran. Seminar ini tidak hanya menjadi ruang transfer pengetahuan, tetapi juga wadah untuk memperluas wawasan mahasiswa terkait perkembangan teknologi yang semakin pesat dan pengaruhnya terhadap dunia pendidikan masa depan.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten terus menunjukkan komitmennya dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Khususnya bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, pemahaman mengenai pemanfaatan AI dan robotik menjadi bekal penting untuk menghadapi transformasi pendidikan di era digital. Langkah ini menjadi nilai tambah dalam peningkatan kualitas lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi pedagogik dan keilmuan di bidang pendidikan, tetapi juga dibekali dengan literasi teknologi serta kemampuan adaptif terhadap perkembangan inovasi digital. Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menjadi calon pendidik yang kreatif, inovatif, dan siap mengintegrasikan teknologi dalam praktik pembelajaran di masa mendatang.











