Month: July 2026

Perjalanan Aep, Alumni PAI yang Berhasil Tembus Beasiswa Indonesia Bangkit Kementerian Agama – LPDP, Program Magister Lanjut Doktor 2026 

BANTEN – Kebanggaan kembali ditorehkan oleh mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Aep berhasil lolos seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 dari Kementerian Agama dan LPDP untuk Program Magister Lanjut Doktor (PMLD). Ia akan menempuh studi di Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada program studi Pengkajian Islam, konsentrasi Pendidikan Islam.  Mengenal Program Akselerasi PMLD (S2-S3) Program Magister Lanjut Doktor (PMLD) adalah beasiswa akselerasi (percepatan) yang membiayai studi S2 langsung berlanjut ke S3 secara penuh (skema 18 bulan magister + 36 bulan doktor). Skema ini dirancang khusus untuk mencetak pakar dan akademisi unggul di bidangnya.  Persiapan Matang Sejak Bangku S1 Keberhasilan ini tidak diraih secara instan. Aep telah mempersiapkan diri sejak kuliah S1 dengan aktif berorganisasi, mengikuti penelitian, pengabdian, menjuarai lomba tingkat nasional, hingga aktif di PAI Writing Clinic guna membantu sesama mahasiswa merampungkan skripsi dan karya tulis ilmiah lainnya.  Tiga Tahapan Ketat Seleksi BIB 2026  Proses seleksi beasiswa ini memakan waktu empat bulan dan terbagi menjadi tiga tahapan utama yang sangat kompetitif:  1. Seleksi Administrasi (1 April – 5 Juni 2026) Tantangan terbesar di tahap awal ini, selain persyaratan yang begitu banyak, adalah menyusun Esai dan Proposal Penelitian yang saling berkesinambungan. Aep mengangkat proposal penelitian berjudul: “Pengembangan Platform Al-Ittisal Al-Khuluqi untuk Internalisasi Kedisiplinan Berkelanjutan Siswa di Provinsi Banten.” Riset inovatif ini berangkat dari kegelisahannya melihat fenomena “disparitas perilaku”, di mana santri/siswa sangat disiplin saat diawasi di asrama/pesantren, namun kedisiplinan itu runtuh saat mereka pulang ke rumah. Melalui studi pendahuluan di 4 institusi pendidikan di Banten, Aep menawarkan solusi berupa platform digital penyambung pengasuhan antara ustadz dan orang tua. Berkat kelengkapan dan kesesuaian seluruh persyaratan berkas, Aep resmi dinyatakan lolos pada tahap ini pada 16 Juni 2026.  2. Seleksi Assesment Kapasitas Akademik dan Psikologis (23 Juni 2026) Ini merupakan tahap yang menuntut fokus dan konsistensi. Aep mempersiapkan diri selama 6 bulan penuh dengan intensitas belajar 9 jam setiap harinya. Tes yang diujikan meliputi kemampuan Numerik, Logika Spasial, Verbal, Penalaran Analitis, hingga tes psikologi terkait kepribadian dan potensi diri. Tes ini tidak hanya mengukur kecerdasan intelektual, tetapi juga kecepatan berpikir sistematis dan integritas. Aep berhasil melampaui ambang batas nilai dan lolos pada 3 Juli 2026.  3. Seleksi Substansi (9 Juli 2026) Tahap penentuan akhir ini berlangsung selama kurang lebih 40 menit. Di tahap ini, panelis menguji kandidat pada level penalaran kritis, bukan sekadar hafalan. Pertanyaan difokuskan pada analisis kasus nyata, wawasan kebijakan, dan uji kedalaman proposal riset. Penguji melihat kemampuan analisis Aep dalam mengaitkan fenomena sosial dengan solusi nyata yang ia tawarkan untuk pendidikan Islam.  Pada 28 Juli 2026, buah dari kerja keras pantang menyerah, serta doa dan dukungan dari orang tua dan guru-guru Aep akhirnya terbayar lunas. Aep resmi dinyatakan lulus dan siap melanjutkan studi S2 dan S3 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada program studi Pengkajian Islam konsentrasi Pendidikan Islam.  Pesan untuk Adik-Adik Mahasiswa Melalui pencapaian ini, Aep berpesan kepada seluruh adik tingkat di jurusan PAI agar tidak takut bermimpi besar dan mengambil peluang. Kesempatan beasiswa sangat terbuka lebar bagi siapa saja yang mau mempersiapkan diri lebih awal, tekun memperkaya pengalaman, dan memiliki niat lurus untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Perkuat Kontribusi Berdampak, Prodi PAI Raih Dua Penghargaan di AICIRE 2026

SERANG – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) S1 Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten mengukuhkan posisinya di kancah internasional. Dalam ajang bergengsi Annual International Conference on Islamic Religious Education (AICIRE) yang berlangsung pada 14–16 Juli 2026, prodi ini sukses memboyong dua penghargaan prestisius sekaligus. Capaian ini […]

PAI BAROKAH: Perkuat Kerjasama Kolaboratif dan Digitalisasi Prodi Berbasis Karakter

BANDUNG – Perkumpulan Program Studi Pendidikan Agama Islam Indonesia (PPPAII) resmi menggelar Musyawarah Nasional (Munas) di Hotel Grand Tjokro, Bandung. Acara yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 14 hingga 16 Juli 2026 ini, mengusung jargon utama “PAI BAROKAH”. Melalui momentum ini, PPPAII berkomitmen penuh untuk memperkuat jaringan kerjasama kolaboratif sekaligus mendorong digitalisasi program studi […]

Rawat Bumi, Perkuat Edukasi: Prodi PAI FTIK UIN SMH Kolaborasi Berdampak dalam Workshop Pengelolaan Sampah

Serang, 9 Juli 2026 – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten turut berpartisipasi dalam kegiatan Workshop Pengelolaan Sampah yang diselenggarakan oleh FTK UIN SMH Banten di Majlis Ta’lim Attajwini, Kampung Sukadana 2 RT 12/04, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Kamis (9/7/2026). Kegiatan ini merupakan […]

Scroll to top