
Benchmarking Pengembangan Arsip Digital, FTK UIN SMH Banten Perkuat Tata Kelola Administrasi Modern
Depok — Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten melaksanakan kegiatan benchmarking dalam rangka perencanaan pengembangan sistem manajemen arsip digital pada Rabu, 3 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya FTK untuk meningkatkan kualitas tata kelola administrasi berbasis digital yang efektif, tertata, dan berkelanjutan.
Kegiatan benchmarking tersebut dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof. Dr. H. Subhan, M.Ed, didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Dr. H. Yayu Heryatun. Turut serta dalam kegiatan tersebut Umiyati, S.Ag., M.Pd. dan Riezky Lestari Widtya, S.Pd. selaku Arsiparis, serta Fidry Siti Zubaidah, S.Kom. dan Muhammad Ikhlasul Amal, S.Kom. selaku Pranata Komputer pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Rombongan FTK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten disambut hangat oleh Tim AiCI (Artificial Intelligence Center Indonesia), Kepala Pusat Arsip Universitas Indonesia, Kepala Tim Manajemen Universitas Indonesia, serta para tim pengembang pada unit Arsip Digital dan Manajemen Universitas Indonesia. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan keterbukaan, dengan berbagai diskusi mengenai strategi pengelolaan arsip digital, tata kelola dokumen elektronik, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung efektivitas layanan administrasi perguruan tinggi.
Dalam sambutannya, Dekan FTK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menyampaikan bahwa transformasi digital dalam pengelolaan arsip merupakan kebutuhan penting di era modern, khususnya di lingkungan perguruan tinggi.
Beliau menegaskan bahwa sistem arsip digital tidak hanya berfungsi sebagai media penyimpanan dokumen, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendukung pelayanan akademik, akreditasi, serta efisiensi administrasi fakultas.
“Pengelolaan arsip yang baik akan mempermudah akses informasi, meningkatkan efektivitas kerja, serta menjadi bagian dari penguatan tata kelola institusi yang profesional dan modern,” ujar Dekan FTK dalam sambutannya.
Melalui kegiatan benchmarking ini, FTK berharap dapat memperoleh berbagai pengalaman, referensi, serta praktik baik dalam pengembangan sistem manajemen arsip digital yang nantinya dapat diterapkan di lingkungan fakultas.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat kerja sama kelembagaan sekaligus mendorong budaya kerja yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi di dunia pendidikan tinggi.
Dengan adanya benchmarking ini, FTK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten optimis dapat terus meningkatkan kualitas layanan administrasi dan pengelolaan dokumen secara lebih terintegrasi, aman, dan efisien, sehingga mampu mendukung terciptanya tata kelola fakultas yang modern, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan zaman.










