Berita
FTIK Laksanakan Koordinasi Bersama 48 Kepala Sekolah untuk Pelaksanaan PLP Integratif 2026

FTIK Laksanakan Koordinasi Bersama 48 Kepala Sekolah untuk Pelaksanaan PLP Integratif 2026

Serang, 25 Juni 2026 – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar kegiatan koordinasi bersama 48 Kepala Sekolah, Madrasah, TK, dan RA mitra yang akan menjadi lokasi pelaksanaan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Integratif Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 25 Juni 2026 di Aula Lantai 3 Gedung A FTIK.

Sebanyak 48 perwakilan sekolah, madrasah, TK, dan RA hadir dalam kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan mitra dalam menyukseskan pelaksanaan PLP Integratif yang akan berlangsung pada 13 Juli hingga 30 Oktober 2026. Program ini akan diikuti oleh 738 mahasiswa FTIK yang berasal dari berbagai program studi, yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Tadris Bahasa Inggris (TBI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), dan Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI).

Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Dekan FTIK, Prof. Dr. H. Subhan, M.Ed., menyampaikan apresiasi kepada seluruh sekolah mitra yang selama ini telah menerima dan membimbing mahasiswa FTIK dalam kegiatan praktik lapangan.

“Kami sudah terbiasa menitipkan mahasiswa kami ke sekolah-sekolah. Melalui kegiatan ini, kami ingin melakukan koordinasi agar pelaksanaan PLP dapat berjalan dengan baik. Mahasiswa tidak hanya melaksanakan Praktik Lapangan Persekolahan, tetapi juga Kuliah Kerja Nyata (KKN), sehingga kegiatan ini disebut PLP Integratif. PLP memiliki bobot 4 SKS dan KKN 4 SKS, sehingga totalnya 8 SKS. Program ini merupakan bagian dari upaya memenuhi tuntutan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) dan BAN-PT agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak dan Ibu yang telah bersedia menerima mahasiswa kami,” ujar Dekan FTIK.

Selanjutnya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Supardi, M.Pd., menjelaskan teknis pelaksanaan PLP Integratif. Ia menyampaikan pentingnya peran guru pamong dalam mendampingi mahasiswa selama berada di sekolah mitra.

“Di setiap lokasi PLP nantinya akan ada guru pamong yang berkolaborasi dengan dosen pembimbing lapangan dari kampus. Selain itu, akan dilaksanakan kegiatan pengantaran mahasiswa, monitoring atau penjengukan selama program berlangsung, hingga penjemputan pada akhir kegiatan,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Dr. Yayu Heryatun, M.Pd., memaparkan berbagai aspek pendanaan dan dukungan anggaran yang telah disiapkan FTIK guna menunjang kelancaran pelaksanaan PLP Integratif dari awal hingga akhir kegiatan.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Moch. Subekhan, M.Ag., menekankan pentingnya pemahaman dan kepatuhan mahasiswa terhadap aturan serta kode etik yang berlaku di lingkungan sekolah.

“Kami berharap Bapak dan Ibu dapat membantu mengarahkan mahasiswa agar senantiasa menjaga sikap, etika, dan disiplin selama melaksanakan PLP. Lingkungan sekolah memiliki aturan yang harus dihormati dan dipatuhi oleh seluruh peserta program,” ungkapnya.

Kegiatan koordinasi berlangsung secara aktif dan komunikatif. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara FTIK dan sekolah mitra, serta sesi tanya jawab yang menghadirkan diskusi interaktif mengenai berbagai aspek teknis dan akademik pelaksanaan PLP Integratif.

Melalui kegiatan koordinasi ini, FTIK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berharap terjalin sinergi yang semakin kuat dengan sekolah-sekolah mitra dalam mendukung peningkatan kompetensi calon pendidik yang profesional, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.