
Wujudkan Guru Profesional, FTIK Gelar Yudisium PPG Batch 4
Serang, 24 Juni 2026 – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar Yudisium Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 4 pada Rabu, 24 Juni 2026, bertempat di Gedung Pusgiwa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
Sebanyak 995 peserta PPG resmi dikukuhkan dalam kegiatan tersebut sebagai guru profesional. Acara ini dihadiri oleh Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, para Wakil Rektor, Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan (AUPK), Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama (AAAK), Dekan FTIK, para Wakil Dekan, Kepala Bagian Tata Usaha FTIK, para Ketua Program Studi, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Dekan FTIK, Prof. Dr. H. Subhan, M.Ed., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh lulusan PPG Batch 4. Beliau menegaskan bahwa kegiatan yudisium ini merupakan bentuk komitmen dan perjuangan para peserta yang diselenggarakan serta didukung secara mandiri oleh peserta sendiri.
“Kami mengapresiasi, menghormati, dan turut berbahagia atas keberhasilan saudara-saudara sekalian. Kelulusan PPG Batch 4 mencapai 99,9 persen. Saudara kini telah menyandang predikat sebagai guru profesional. Profesionalitas tersebut harus tercermin dalam kinerja dan pengabdian di ruang kelas,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa tugas seorang guru tidak hanya mentransfer pengetahuan kepada peserta didik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur seperti kejujuran, amanah, tanggung jawab, dan keteladanan. Semua itu harus dijalankan dengan penuh keikhlasan sehingga mampu memberikan makna dan inspirasi bagi para siswa.
“Jadilah guru yang mengajar dengan hati, karena dari sanalah akan lahir generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia,” pesannya sebelum mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah berhasil menyelesaikan Pendidikan Profesi Guru.
Sementara itu, Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan pengukuhan guru profesional tersebut. Menurutnya, profesi guru merupakan profesi yang sangat mulia karena memiliki peran besar dalam membentuk masa depan generasi bangsa.
Beliau menyampaikan bahwa keberhasilan seseorang sering kali tidak terlepas dari doa dan pengorbanan orang tua yang berprofesi sebagai guru. Meskipun tidak selalu mendapatkan penghargaan materi yang besar, seorang guru memiliki kekuatan dalam keikhlasan dan pengabdiannya.
“Guru adalah profesi yang penuh dengan perjuangan dan keikhlasan. Insyaallah akan lahir anak-anak hebat dari Bapak dan Ibu sekalian apabila mengajar dengan hati yang tulus. Itulah kemuliaan seorang guru,” tuturnya.
Kegiatan Yudisium PPG Batch 4 berlangsung dengan khidmat dan penuh kebahagiaan. Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk mengemban amanah sebagai pendidik profesional yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam membangun karakter generasi bangsa.










