
Studium General FTK: Membuka Peluang Mahasiswa ke Luar Negeri melalui Informasi dari Staf Menteri KP2MI
Serang, 08 April 2026 – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan melalui penyelenggaraan kegiatan Studium General Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lantai 3 UIN SMH Banten ini mengusung tema “Peningkatan Daya Saing Lulusan PTKIN dalam Peluang ke Luar Negeri”, sebuah tema yang sangat relevan dengan tuntutan globalisasi serta kebutuhan dunia kerja internasional saat ini.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor I, Dekan FTK, para Wakil Dekan, Kepala Bagian Tata Usaha, Ketua dan Sekretaris Program Studi, Gugus Kendali Mutu, dosen, tenaga kependidikan, serta ratusan mahasiswa FTK yang memenuhi aula hingga ke lorong-lorong ruangan. Tingginya antusiasme peserta mencerminkan besarnya minat sivitas akademika terhadap peluang berkarier dan melanjutkan studi ke luar negeri.
Kegiatan diawali dengan laporan ketua panitia yang disampaikan oleh Wakil Dekan I FTK, Dr. Supardi, M.Pd. Dalam laporannya, beliau menjelaskan bahwa Studium General ini diselenggarakan sebagai sarana strategis untuk membuka wawasan mahasiswa mengenai peluang global, khususnya dalam bidang kerja dan pengembangan karier di luar negeri. Ia menegaskan bahwa mahasiswa FTK perlu memiliki kesiapan tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga keterampilan pendukung seperti penguasaan bahasa asing, kemampuan komunikasi lintas budaya, serta pemahaman terhadap regulasi ketenagakerjaan internasional.
Lebih lanjut, Dr. Supardi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini, termasuk kepada narasumber dari Staf Ahli Menteri KP2MI yang telah berkenan hadir untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya untuk menggali informasi yang relevan dan aplikatif.
Dalam sambutannya, Dekan FTK, Prof. Dr. H. Subhan, M.Ed., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas tingginya partisipasi peserta. Ia menilai bahwa kegiatan seperti ini sangat penting dalam membangun mindset global mahasiswa. Beliau juga menyampaikan rencana strategis fakultas untuk melakukan perubahan nomenklatur menjadi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan sebagai bentuk penguatan identitas keilmuan yang lebih komprehensif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Dekan juga menekankan bahwa peluang ke luar negeri terbuka lebar bagi mahasiswa, baik dalam bentuk studi lanjut, program pertukaran pelajar, maupun peluang kerja profesional. Namun, peluang tersebut harus diimbangi dengan kesiapan kompetensi yang memadai. Oleh karena itu, FTK secara konsisten menghadirkan berbagai program pendukung, seperti English Day dan Yaum Arabic, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing mahasiswa sebagai modal utama dalam berkompetisi di tingkat global.
“Mahasiswa FTK harus berani bermimpi besar dan mempersiapkan diri sejak dini. Dunia luar negeri bukan lagi sesuatu yang jauh, tetapi peluang nyata yang bisa diraih dengan usaha dan kesiapan yang matang,” ujar beliau dalam sambutannya.
Sementara itu, Wakil Rektor I UIN SMH Banten, Dr. Nana Jumhana, M.Ag., yang secara resmi membuka kegiatan ini, menyampaikan bahwa tema Studium General sangat selaras dengan visi universitas dalam mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing global. Ia menekankan pentingnya transformasi kurikulum melalui pendekatan Outcome-Based Education (OBE), yang berorientasi pada capaian pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, baik nasional maupun internasional.
Beliau juga menambahkan bahwa informasi yang diperoleh dari narasumber hendaknya tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi dapat diintegrasikan ke dalam pengembangan kurikulum dan proses pembelajaran di FTK. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan tuntutan global.
Kehadiran narasumber dari Staf Ahli Menteri KP2MI (Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) menjadi salah satu poin penting dalam kegiatan ini. Dalam pemaparannya, narasumber memberikan gambaran komprehensif mengenai peluang kerja di luar negeri, termasuk sektor-sektor yang membutuhkan tenaga kerja terampil dari Indonesia, prosedur legal yang harus ditempuh, serta pentingnya perlindungan bagi pekerja migran.
Selain itu, narasumber juga menekankan pentingnya kesiapan mental, kompetensi profesional, serta pemahaman budaya negara tujuan sebagai faktor penentu keberhasilan dalam bekerja di luar negeri. Informasi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan contoh-contoh kasus dan pengalaman nyata yang memberikan gambaran konkret kepada mahasiswa.
Suasana kegiatan semakin hidup saat memasuki sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar peluang kerja, persyaratan administrasi, hingga strategi meningkatkan daya saing di tingkat internasional. Interaksi yang aktif ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya menjadi peserta pasif, tetapi juga terlibat secara kritis dalam memahami materi yang disampaikan.
Melalui kegiatan Studium General ini, FTK berharap dapat menumbuhkan kesadaran dan motivasi mahasiswa untuk terus meningkatkan kualitas diri serta berani mengambil peluang di kancah global. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya fakultas dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten terus berkomitmen untuk menghadirkan program-program unggulan yang mendukung terciptanya lulusan yang berdampak dan siap bersaing di era globalisasi. Studium General ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mewujudkan visi tersebut, sekaligus membuka cakrawala baru bagi mahasiswa untuk menatap masa depan yang lebih luas dan penuh peluang.










