INTERNALISASI KESADARAN BERAGAMA ISLAM BERBASIS BUDAYA SEKOLAH : STUDI FENOMENOLOGIS DI SMP MUHAMMADIYAH 9 SURABAYA

Penulis

  • Salsabila Arum Az Zahro Putri Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Moch. Charis Hidayat Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Ika Puspitasari Universitas Muhammadiyah Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.32678/geneologipai.v13i1.12727
Statistics: Abstrak viewed : 0 times | pdf (English) downloaded : 0 times

Kata Kunci:

kesadaran beragama, remaja, Pendidikan Agama Islam, internalisasi nilai

Abstrak

Kesadaran beragama merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter remaja, terutama pada masa pencarian jati diri yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi dan lingkungan sosial. Realitas tersebut menuntut adanya peran pendidikan yang mampu menanamkan nilai-nilai keislaman secara bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses internalisasi kesadaran beragama Islam pada remaja di SMP Muhammadiyah 9 Surabaya, mencakup  bentuk  internalisasi,  peran guru Pendidikan Agama Islam dan lingkungan  sekolah,  serta  faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan murid, guru PAI, dan kepala sekolah, serta dokumentasi kegiatan keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi kesadaran beragama Islam berlangsung melalui tiga tahap, yaitu transformasi nilai,  transaksi nilai, dan transinternalisasi. Proses tersebut diperkuat melalui pembelajaran PAI yang kontekstual, keteladanan guru, serta pembiasaan kegiatan keagamaan dalam budaya sekolah. Karena itulah, sekolah yang religius dan program keagamaan yang berkelanjutan menjadi faktor pendukung utama, sedangkan pengaruh media sosial, keterbatasan peran orang tua, dan tekanan teman sebaya menjadi faktor penghambat. Temuan ini memperkaya kajian internalisasi nilai religius dengan menegaskan peran ekosistem budaya sekolah dan dinamika sosial murid sebagai mekanisme kunci dalam pembentukan kesadaran beragama yang bersifat self-regulated. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual berupa internalisasi kesadaran beragama Islam untuk pelajar SMP, khususnya di SMP Muhammadiyah 9 Surabaya yang berjalan secara terstruktur dan berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter religius remaja.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

(1) Alfatih, Andy. 2019. “Buku Pedoman Mudah Melaksanakan Penelitian Kualitatif.” : 48–61.

(2) Aji, D. W. (2019). Internalisasi Nilai Karakter Religius melalui Program Bimbingan Mental dan Spiritual di SMP Muhammadiyah 2 Malang. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(1), 1–12.

(3) Azizah, A. R. N., Uyun, A. Q., & Kambali. (2024). Study Literatur: Perkembangan Spiritual Dan Peran Agama Dalam Mempengaruhi Kesehatan Mental Remaja. Risalah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 10(4), 112–125.

(4) Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice-Hall.

(5) Faisol, A., Azizah, M., & Mashluchah, L. (2023). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Melalui Pengajian Kitab Bidayatul Hidayah. Sirajuddin: Jurnal Penelitian Dan Kajian Pendidikan Islam, 3(1), 45–58.

(6) Firdaus, Muhammad Riziq, Muhammad Izzul Haq, Fauzan Ananta Fahmi, Riky Supratama, and Muhammad Riziq Firdaus. 2025. “PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN KESEHATAN MENTAL DI KALANGAN MURID Corresponding Author : Muhammad Riziq Firdaus.” 2(1).

(7) Hamdan, subakti hanin; prisusanti dewi retno; fahmi aisyah; haryanti suci; pangestu ari nova; primasari anggun nessy; putri surya novita; adinata arfan Ach; hadi irwan; firmansyah. 2022. Rake Sarasin Metodologi Penelitian Kualitatif. In Metodologi Penelitian Kualitatif.

(8) Hasibah, N. (2023). Proses Internalisasi Nilai-Nilai Religius di SMP Muhammadiyah 2 Pontianak. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 23–35.

(9) Helvia, Netti. 2017. “Internalisasi Nilai-Nilai Agama Melalui Penciptaan Suasana Religius Di SMA Islam Terpadu Al-Husnayain Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal.”

(10). Judrah, Muh., Aso Arjum, Haeruddin, and Mustabsyirah. 2024. “The Role of Islamic Religious Education Teachers in Building the Character of Students Moral Strengthening Efforts.” Journal of Instructional and Development Researches 4(1): 25–37.

(11) Karim, H. H. (2024). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Melalui Ekstrakurikuler Keagamaan Untuk Menumbuhkan Karakter Islami Pada Murid di SMA N 1 Ambarawa (Skripsi tidak diterbitkan). Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI (UNDARIS).

(12) Mata. (2024). Analisis Kritik terhadap Pembelajaran PAI pada Domain Kognitif di SMP Negeri 2 Mande. Sakola: Jurnal Pendidikan, 11(2), 88–97.

(13) Mazid, M. I., & Nurmawati. (2024). Problematika Pembentukan Karakter Religius Murid Pada Pembelajaran PAI di SMP Negeri 1 Sei Kepayang Timur. JAMP: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan, 7(3), 201–215.

(14) Minarti, Sri. (2022). Ilmu Pendidikan Islam: Fakta Teoretis-Filosofis dan Aplikatif-Normatif. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Moustakas, C. (1994). Phenomenological Research Methods. Sage.

(15) Nasrullah. (2025). Krisis Aqidah di Era Digital: Tantangan Keimanan Generasi Z. Al Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam, 11(1), 55–68.

(16) Romadhona, D. I., & Supriyadi. (2023). Internalisasi Nilai-Nilai Karakter Religius Murid Berbasis Penerapan Pendidikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(2), 150–162.

(17) Simanjuntak, D. V., et al. (2024). Psikologi Perkembangan pada Remaja terhadap Dampak Penggunaan Media Sosial. Jurnal Parenting dan Anak, 1(3), 30–42.

(18) Sutarto, S. (2024). Psikologi Kognitif dan Humanistik dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Maharot: Journal of Islamic Education, 8(1), 75–89.

(19) Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage.

(20) Wati, A., Puspita, D., & Hanafi, I. R. (2025). Tantangan Generasi Muda Muslim Dalam Menghadapi EraDigital. ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 5(3), 101–115.

(21) Wijaya, D. (2024). Pendidikan Karakter Guru PAI Kepada Moralitas Religius Murid Sekolah Menengah Pertama. EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies, 4(2), 120–135.

(22) Yusanto, Yoki. 2020. “Ragam Pendekatan Penelitian Kualitatif.” Journal of Scientific Communication (Jsc) 1(1): 1–13. doi:10.31506/jsc.v1i1.7764.

(23) Zarifah, Putri. 2024. “Transformasi Karakter Melalui Pendidikan Islam: Menanamkan Nilai-Nilai Moral Dan Etika Di Era Modern Di SMPIT Darussalam Sangatta.” Jurnal Cendekia Ilmiah 3(5): 4503–13.

(24) Hardy, S. A., & Nelson, J. M. (2021). Religion and adolescent development. Journal of Research on Adolescence, 31(1), 10–27

(25) Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. (2022). Research-based character education. Annals of the American Academy of Political and Social Science, 591(1), 72–85.

(26) Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2020). Intrinsic and extrinsic motivation from a self-determination theory perspective. Contemporary Educational Psychology, 61, 101860

(27) Kılınç, E., Tarman, B., & Aydin, H. (2022). Examining the impact of digital culture on youth values and identity. Education and Information Technologies, 27, 12345–12362.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-06-30

Cara Mengutip

Az Zahro Putri, S. A., Hidayat, M. C., & Puspitasari, I. (2026). INTERNALISASI KESADARAN BERAGAMA ISLAM BERBASIS BUDAYA SEKOLAH : STUDI FENOMENOLOGIS DI SMP MUHAMMADIYAH 9 SURABAYA. Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 13(1). https://doi.org/10.32678/geneologipai.v13i1.12727

Terbitan

Bagian

Articles