Berita
Perkuat Kompetensi Calon Pendidik, FTIK UIN SMH Banten Gelar Orientasi PLP Integratif 2026 dan Workshop Pembelajaran Berbasis AI

Perkuat Kompetensi Calon Pendidik, FTIK UIN SMH Banten Gelar Orientasi PLP Integratif 2026 dan Workshop Pembelajaran Berbasis AI

Serang, 1 Juli 2026 – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak calon pendidik yang profesional, adaptif, dan berdaya saing melalui penyelenggaraan Orientasi Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Integratif Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Pusgiwa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten pada Rabu (1/7) ini menjadi langkah awal dalam membekali mahasiswa sebelum terjun langsung ke dunia pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

Mengusung semangat integrasi antara praktik kependidikan dan pengabdian, kegiatan ini diikuti oleh 738 mahasiswa semester VI FTIK yang berasal dari tujuh program studi, yakni Pendidikan Agama Islam (186 mahasiswa), Tadris Bahasa Inggris (150 mahasiswa), Pendidikan Bahasa Arab (84 mahasiswa), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (101 mahasiswa), Manajemen Pendidikan Islam (98 mahasiswa), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (53 mahasiswa), serta Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (66 mahasiswa).

Acara turut dihadiri oleh Dekan FTIK, para Wakil Dekan, Kepala Bagian Umum, Ketua dan Sekretaris Program Studi, Gugus Kendali Mutu (GKM), Kepala Laboratorium, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), para dosen, narasumber, serta tamu undangan. Setelah sesi orientasi, kegiatan dilanjutkan dengan Workshop Pembuatan Perangkat Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence (AI) sebagai bentuk penguatan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.

Dalam laporannya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan FTIK, Dr. Supardi, M.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan PLP Integratif merupakan inovasi akademik yang menggabungkan kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Model pembelajaran ini dirancang agar mahasiswa memperoleh pengalaman yang utuh, baik sebagai calon pendidik di sekolah maupun sebagai agen pengabdian di tengah masyarakat.

“Melalui PLP Integratif, mahasiswa akan melaksanakan 4 SKS kegiatan di sekolah dan 4 SKS kegiatan pengabdian di masyarakat. Integrasi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran sekaligus mendukung mahasiswa menyelesaikan studi secara tepat waktu,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa mahasiswa akan melaksanakan PLP sesuai dengan program studi masing-masing dan mengikuti KKN secara terpadu mulai 13 Juli hingga 30 Oktober 2026. Sementara itu, Workshop Pembuatan Perangkat Pembelajaran Berbasis AI menghadirkan Suci Mega Dian Sari, S.Pd.SD., M.Pd. sebagai narasumber yang membagikan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam penyusunan perangkat pembelajaran yang inovatif.

Membuka kegiatan secara resmi, Dekan FTIK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof. Dr. H. Subhan, M.Ed., menegaskan bahwa PLP Integratif bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi merupakan proses pembentukan karakter dan profesionalisme calon guru.

Dalam arahannya, beliau mengingatkan mahasiswa untuk senantiasa menjaga nama baik almamater, menunjukkan sikap yang santun, berpenampilan rapi, serta menjunjung tinggi etika selama berada di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Jadilah representasi terbaik FTIK. Ilmu bukan hanya untuk didengar, tetapi harus dihayati dan diamalkan. Luruskan niat, karena ilmu yang lahir dari hati akan menjadi cahaya yang membawa keberkahan,” pesannya.

Lebih lanjut, Dekan mengajak seluruh peserta memanfaatkan perkembangan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI), sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Menurutnya, AI dapat menjadi mitra dalam menyusun modul ajar, perangkat pembelajaran, maupun media edukasi yang kreatif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.

Beliau juga mendorong mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan selama menjalani PLP untuk membangun jejaring profesional dengan sekolah mitra, memperluas relasi, serta menggali berbagai data dan pengalaman yang dapat mendukung penyusunan tugas akhir maupun pengembangan kompetensi di masa depan.

Melalui penyelenggaraan Orientasi PLP Integratif 2026, FTIK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berharap seluruh mahasiswa mampu menjalankan tugas praktik kependidikan dan pengabdian masyarakat dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta semangat inovasi. Bekal yang diberikan tidak hanya memperkuat kompetensi akademik, tetapi juga membentuk karakter pendidik yang siap menghadapi dinamika dunia pendidikan di era transformasi digital.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan tamu undangan, kemudian dilanjutkan dengan Workshop Pembuatan Perangkat Pembelajaran Berbasis AI sebagai rangkaian akhir pembekalan sebelum mahasiswa diterjunkan ke sekolah dan masyarakat.