
Perkuat Kompetensi Calon Guru Profesional, FTIK UIN SMH Banten Lepas Mahasiswa PLP Integratif dan Tanamkan Kepedulian Lingkungan
Serang, 13 Juli 2026 – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan berkarakter melalui kegiatan Pelepasan Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Integratif yang dirangkaikan dengan Gerakan Penanaman Pohon. Kegiatan yang berlangsung di halaman Gedung FTIK pada Senin (13/7/2026) tersebut menjadi simbol dimulainya pengabdian mahasiswa di dunia pendidikan sekaligus wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Acara pelepasan dihadiri oleh Wakil Rektor II UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Dekan FTIK, Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Perencanaan (AUPK), Kepala Bagian Umum FTIK, para Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Program Studi, Gugus Kendali Mutu, Kepala Laboratorium, dosen pembimbing, serta tenaga kependidikan di lingkungan FTIK.
Dalam laporannya, Ketua Panitia, Dr. Supardi, M.Pd., menjelaskan bahwa pelepasan PLP Integratif merupakan puncak dari serangkaian tahapan akademik yang telah dipersiapkan secara sistematis. Mulai dari survei dan observasi lapangan, koordinasi dengan sekolah mitra, penandatanganan kerja sama, orientasi, hingga workshop pembekalan, seluruh proses dirancang untuk memastikan mahasiswa siap mengimplementasikan kompetensi yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di bangku kuliah.
Tahun ini, sebanyak 49 lembaga mitra menjadi lokasi pelaksanaan PLP Integratif, terdiri atas 48 sekolah dan madrasah di Indonesia serta satu lembaga pendidikan di Thailand. Kehadiran mitra internasional tersebut menjadi bukti semakin luasnya jejaring kerja sama FTIK dalam mempersiapkan calon pendidik yang memiliki wawasan global tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal dan keislaman.
“PLP bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi ruang belajar yang sesungguhnya. Di sekolah, mahasiswa akan menguji kompetensi, mengembangkan kreativitas, membangun komunikasi, serta belajar menjadi pendidik yang mampu memberi inspirasi,” ungkap Dr. Supardi.
Sementara itu, Kepala Biro AUPK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Dr. H. Zaenuri, S.Ag., M.Hum., mengajak seluruh mahasiswa menjalani PLP dengan penuh optimisme dan rasa syukur. Menurutnya, pengalaman berada langsung di lingkungan sekolah merupakan kesempatan istimewa yang hanya dimiliki mahasiswa program sarjana kependidikan.
“Jalankan PLP dengan penuh kebahagiaan. Nikmati setiap proses pembelajaran yang akan saudara temui di sekolah. Pengalaman ini akan menjadi bekal yang sangat berharga ketika kelak mengabdikan diri sebagai guru profesional,” pesannya.
Beliau juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan gerakan penanaman pohon yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Menurutnya, menanam pohon bukan hanya tindakan menjaga lingkungan, tetapi juga investasi kebaikan yang manfaatnya akan dirasakan oleh generasi mendatang.
Suasana pelepasan semakin bermakna ketika Dekan FTIK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof. Dr. H. Subhan, M.Ed., menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh mahasiswa. Beliau menegaskan bahwa PLP Integratif merupakan inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman yang lebih komprehensif dalam mengembangkan kompetensi akademik sekaligus pengabdian kepada masyarakat.
“Masing-masing mata kuliah berbobot empat SKS sehingga total delapan SKS yang harus ditempuh mahasiswa. Program ini dirancang agar calon guru tidak hanya memiliki kemampuan mengajar, tetapi juga mampu beradaptasi, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat,” jelasnya.
Dekan juga mengingatkan mahasiswa agar menjaga nama baik almamater selama berada di sekolah maupun di tengah masyarakat. Menurutnya, integritas, etika, kedisiplinan, dan penampilan yang mencerminkan seorang pendidik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari profesionalisme seorang guru.
“Tunjukkan bahwa kalian adalah calon guru profesional. Jagalah akhlak, hormati seluruh warga sekolah, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, dan manfaatkan kesempatan ini untuk memperkaya pengalaman sebelum menyelesaikan studi dan meraih gelar sarjana pada tahun 2027,” pesannya.
Sebagai penutup, seluruh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan perwakilan mahasiswa melaksanakan penanaman pohon di lingkungan FTIK. Kegiatan tersebut menjadi simbol harapan agar setiap langkah pengabdian yang dimulai hari ini mampu menumbuhkan manfaat yang berkelanjutan, sebagaimana pohon yang ditanam akan terus memberi kehidupan bagi generasi yang akan datang.
Melalui PLP Integratif, FTIK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten terus memperkuat perannya dalam menyiapkan calon pendidik yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, karakter yang kuat, serta kesadaran ekologis. Sejalan dengan visi fakultas, lulusan FTIK diharapkan hadir sebagai guru profesional yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.












