MANAJEMEN LABORATORIUM DALAM UPAYA MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN

Authors

  • Arisal Nurhadi SMP Negeri 2 Aceh Jaya

DOI:

https://doi.org/10.32678/tarbawi.v4i01.832
Statistics: Abstract viewed : 199 times | PDF downloaded : 103 times

Keywords:

Infrastructure Facility, Laboratory, Quality of Learning

Abstract

Abstract. This article examines laboratory management in an effort to improve the quality of learning in schools, how to plan, implement, and evaluate laboratory management in schools. Planning of the laboratory in the school by looking at the needs of goods and budget. This planning can be done at the end of each semester by means of coordination meetings between laboratory heads, infrastructure representatives, and principals. Implementation of the laboratory includes procurement, storage, structuring, inventation, use, and maintenance. Procurement is done in accordance with existing needs and adjusted to school budget. Storage is done by making the codes and placed sessuai with place and its usefulness. The arrangement is done according to the encoding per cabinet or shelf or locker or storage warehouse. Inventory is done by taking notes of newly arrived items by giving a code or sticker. Use of laboratory facilities and infrastructure is used in accordance with the needs and usefulness of each item. Maintenance by repairing lightly damaged goods and removal for heavily damaged items. The evaluation of the management of the laboratory in an effort to improve the quality of learning in schools is done by coordination meeting at the end of the year between the head of the laboratory, the vice principal of the facilities and prsasarana, and the principal.

Keywords. Infrastructure Facility, Laboratory, Quality of Learning 

 

Abstrak. Artikel ini mengkaji tentang manajemen laboratorium dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah, bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi manajemen laboratorium di sekolah. Perencanaan laboratorium di sekolah dengan melihat kebutuhan barang dan anggaran yang ada. Perencanaan ini dapat dilakukan pada tiap akhir semester dengan cara rapat koordinasi antara kepala laboratorium, wakil sarana prasarana, dan kepala sekolah. Pelaksanaan laboratorium meliputi pengadaan, penyimpanan, penataan, inventasisasi, penggunaan, dan pemeliharaan. Pengadaan barang dilakukan sesuai dengan kebutuhan yang ada dan disesuaikan dengan anggaran sekolah. Penyimpanan dilakukan dengan cara membuat kode-kode dan ditempatkan sessuai dengan tempat dan kegunaannya. Penataan dilakukan sesuai dengan pengkodean per almari atau rak atau loker atau gudang penyimpanan. Inventarisasi dilakukan dengan mencatat barang-barang yang baru datang dengan memberi kode atau stiker. Penggunaan sarana dan prasarana laboratorium digunakan sesuai dengan kebutuhan dan kegunaan dari masing-masing barang. Pemeliharaaan dengan melakukan perbaikan pada barang-barang yang rusak ringan dan dilakukan penghapusan untuk barang-barang yang rusak berat. Evaluasi manajemen labratorium dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah dilakukan dengan cara rapat koordinasi pada akhir tahun antara kepala laboratorium, wakil kepala sekolah bidang sarana dan prssarana, dan kepala sekolah.

Kata Kunci. Sarana Prasarana, Laboratorium, Mutu Pembelajaran

Daftar Pustaka

Arikunto, Suharsimi dan Lia Yuliana. 2008. Manajemen Pendidikan. Yogyakarta: Aditya Media.

Bafadal, Ibrahim. Manajemen Peningkatan Mutu Sekolah Dasar; dari Sentralisasi Menuju Desentralisasi. Jakarta: Bumi Aksara.

Gunawan, Ary H. 1996. Administrasi Sekolah; Administrasi Pendidikan Mikro. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Hadis, Abdul dan Nurhayati. 2012. Manajemen Mutu Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Hidayat, Ara dan Imam Machali. 2010. Pengelolaan Pendidikan Konsep, Prinsip dan Aplikasi dalam Mengelola Sekolah dan Madrasah. Bandung: Pustaka Educa.

Juhji, J. 2015. “Implementasi Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skill) bagi Remaja Kurang Mampu (Studi Deskriptif di PKBM Hasanah Ilmu Legok, Kabupaten Tangerang)”. Lembaran Masyarakat. 1 (02): 169-180 (2015). Terdapat pada laman: http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/lembaran/article/view574/481

Juhji, J. 2016. “Peran Urgen Guru dalam Pendidikan”. Studia Didaktika: Jurnal Ilmiah Bidang Kependidikan. 10 (1): 52-62 Tahun 2016. Terdapat pada laman: http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/studiadidaktika/article/view/73/75

Purwanto, M. Ngalim. 2008. Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Qomar, Mujamil. 2007. Manajemen Pendidikan Islam. Malang: Erlangga.

Richard, Decaprio. 2013. Tips Mengelola Laboratorium Sekolah. Jogjakarta: DIVA Press.

Suhardan, Dadang. Supervisi Profesional Layanan dalam Meningkatkan Mutu Pengajaran di Era Otonomi Daerah. Bandung: Alfabeta.

Syukur NC, Fatah. 2005. Teknologi Pendidikan. Semarang: Rasail.

Yamin, Martinis dan Maisah. 2009. Manajemen Pembelajaran Kelas Strategi Meningkatkan Mutu Pembelajaran. Jakarta: GP Press.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2018-06-29

How to Cite

Nurhadi, A. (2018). MANAJEMEN LABORATORIUM DALAM UPAYA MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN. Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan, 4(01), 1–12. https://doi.org/10.32678/tarbawi.v4i01.832