PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN SERTA AKTIFITAS BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN PKN MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE BERMAIN KOCOK DADU DI SMP NEGERI 5 KOTA SERANG
Abstract viewed : 27 times
|
PDF downloaded : 4 times
Keywords:
Learning Activity, Learning Model, Beat DiceAbstract
Teaching and learning activities at school should be interesting and funny, student activities as learning is always enthusiastic in following each subject. But the reality in the field shows another, learning activities that should attract, full of activities, creativity and bright ideas that do not exist, there is only a passive class hanayalah. Teachers are the spearhead in the success of teaching and learning process, therefore teachers are required to be able to innovate and master the various methods in delivering learning meteri that will be conveyed to the students. Lack of variation in the model of learning is one of the factors lazy students in following the teaching and learning process resulting in the level of mastery of student learning. To cultivate the spirit, cheerfulness in learning and not boring required a method of learning such as "shake the dice" as one of the active learning model, is essentially a traditional game with the aim that students in implementing learning is not saturated because this learning invites students to play while learning.
Keywords. Learning Activity, Learning Model, Beat Dice
Abstrak. Kegiatan belajar mengajar di sekolah seharusnya berlangsung menarik dan menyenamgkan, aktifitas siswa sebagai pembelajaran selalu antusias dalam mengikuti setiap mata pelajaran. Namun kenyataan di lapangan menunjukan lain, kegiatan pembelajaran yang seharusnya menarik, penuh aktifitas, kreatifitas dan ide-ide cemerlang itu tidak ada, yang ada hanayalah kelas yang pasif. Guru merupakan ujung tombak dalam keberhasilan proses belajar mengajar, oleh karena itu guru dituntut untuk bisa berinovasi dan menguasai berbagai metode dalam menyampaikan meteri pembelajaran yang akan di sampaikan kepada siswa. Kurangnya variasi dalam model pembelajaran merupakan salah satu faktor malasnya siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar sehingga berakibat pada tingkat ketuntasan belajar siswa. Untuk menumbuhkan semangat, keceriaan dalam belajar dan tidak membosankan dibutuhkan sebuah metode belajar diantaranya ”kocok dadu” sebagai salah satu dari model pembelajaran aktif, pada hakikatnya merupakan permainan tradisioal dengan tujuan supaya siswa dalam melaksanakan pembelajaran tidak jenuh karena pembelajaran ini mengajak siswa untuk bermain sambil belajar.
Kata Kunci. Aktivitas Belajar, Model Pembelajaran, Kocok Dadu





.jpg)



