MANAJEMEN PENDIDIKAN INKLUSI: SOCIAL DISABILITY MODEL

Penulis

  • Leliy Kholida Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari
Statistics: Abstrak viewed : 32 times | PDF downloaded : 333 times

Kata Kunci:

Manajemen Pendidikan, Social Disability, Inklusi

Abstrak

Salah satu permasalahan dalam kebijakan pemerintah untuk penuntasan wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun yang disemangati oleh seruan International Education for All (EFA), bahwa penuntasan EFA diharapkan dapat tercapai pada tahun 2015. Seruan ini senafas dengan semangat dan jiwa pasal 31 UUD 1945 tentang  hak setiap warga untuk memperoleh pendidikan dan pasal 32 UUSPN Nomor 20 tahun2003 tentang pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus. Untuk menerapkan kebijakan pemerintah tersebut, Universitas Muhammadiyah Kendari, pada tahun akademik 2014/2015 terdapat tiga orang difabel daksa, salah satunya mengambil di Program Administrasi Pendidikan semester tiga. Patut diapresiasi kepada Universitas Muhammadiyah Kendari yang baru berusia dua belas tahun, rasa sensitifitas difabel muncul, inilah merupakan nilai penting yang melandasi suatu perguruan tinggi inklusi adalah penerimaan. Nilai inilah merupakan salah satu dari kesatuan nilai lainnya dengan istilah ABCs. Maka manajemen pendidikan pendidikan inklusi pada tahap pemula terdapat pada titik poin utama dalam pelayanan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Leliy Kholida, Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

##submission.downloads##

Diterbitkan

2017-01-04

Cara Mengutip

Kholida, L. (2017). MANAJEMEN PENDIDIKAN INKLUSI: SOCIAL DISABILITY MODEL. Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan, 2(01), 1–10. Diambil dari https://ftk.uinbanten.ac.id/journals/index.php/tarbawi/article/view/49