Managing Democratic Education within Pesantren Traditions: A Multi-Case Study of Islamic Boarding Schools in Cianjur, Indonesia

Penulis

  • Ahmad Khori Universitas Islam Nusantara, Bandung, Indonesia
  • Faizal Faizal Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
  • Achmad Juhaeni Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Khairiyah, Cilegon, Banten, Indonesia
  • Rifyal Ahmad Lugowi Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32678/tarbawi.v12i01.12252
Statistics: Abstrak viewed : 185 times | PDF (English) downloaded : 104 times

Kata Kunci:

Democratic education, guided participation, hidden curriculum, Islamic boarding schools, pesantren governance, tradition-based democratic governance

Abstrak

Penelitian ini dilaksanakan untuk memahami penerapan pendidikan demokrasi dalam lingkungan pesantren yang memiliki tradisi keagamaan kuat dan struktur sosial khas. Meskipun pendidikan demokrasi tidak secara eksplisit tercantum dalam kurikulum pesantren, praktik demokratis tampak dalam kehidupan keseharian santri melalui nilai musyawarah, penghargaan terhadap perbedaan, dan mekanisme kepemimpinan internal. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi fungsi manajemen perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian dalam pendidikan demokrasi di Pesantren Al-Barkah, Al-Hasbi, dan Al-Riyadl di Kabupaten Cianjur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multisitus. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan Kyai, guru, pengurus, dan santri, serta penelaahan dokumen pesantren. Validitas data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh fungsi manajemen diterapkan secara konsisten. Pada tahap perencanaan, pesantren melaksanakan analisis kebutuhan, penentuan tujuan, serta keputusan kolektif melalui rapat. Pengorganisasian ditunjukkan dengan struktur jelas, pembagian tugas, dan penempatan personil sesuai kompetensi. Pelaksanaan pendidikan demokrasi tampak dalam integrasi nilai demokrasi ke pembelajaran kitab, kegiatan ekstrakurikuler, serta pemilihan ketua santri secara terbuka. Tahap pengendalian dilakukan melalui evaluasi rutin yang melibatkan seluruh warga pesantren. Temuan menegaskan bahwa pendidikan demokrasi di pesantren berfungsi sebagai hidden curriculum yang membentuk karakter santri melalui pengalaman langsung, bukan hanya materi tertulis. Integrasi nilai demokrasi dengan tradisi pesantren menghasilkan lingkungan pendidikan yang adaptif, relevan, dan efektif dalam membangun partisipasi serta tanggung jawab sosial santri. Keberhasilan praktik tersebut tidak hanya bertumpu pada sistem manajemen yang tertata, tetapi juga pada upaya kolektif seluruh warga pesantren kiai, ustaz, pengurus, dan santri yang secara bersama-sama mempertahankan budaya musyawarah, keterlibatan aktif, dan pengambilan keputusan bersama. Upaya kolektif ini memperkuat peran pendidikan demokrasi sebagai hidden curriculum yang hidup dalam keseharian, sehingga pelaksanaannya lebih konsisten, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada pembentukan karakter santri.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Abrori, M. S., Mispani, M., Setiawan, D., & Khodijah, K. (2022). Implementasi nilai-nilai ahlussunnah wal jama’ah (ASWAJA) dalam pembelajaran ke-NU-an di MTS Darussalam Kademangan Blitar. Tarbawiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 6(1), 45-58. https://doi.org/10.32332/tarbawiyah.v6i1.4785

Alam, M. K., & Miah, M. S. (2024). Do Islamic banks use institutional theory in the light of Shariah governance? Empirical evidence from a Muslim dominant country. Heliyon, 10(2), e24252. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e24252

Ast, F. (2019). The deliberative test, a new procedural method for ethical decision making in integrative social contracts theory. Journal of Business Ethics, 155(1), 207-221. https://doi.org/10.1007/s10551-017-3481-y

Basri, S., Samin, B., & Beik, I. S. (2019). Peran kurikulum ekonomi syariah untuk pencapaian kemakmuran dan kesejahteraan. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 47-60. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v8i1.1340

Bolden, R. (2011). Distributed leadership in organizations: A review of theory and research. International journal of management reviews, 13(3), 251-269. https://doi.org/10.1111/j.1468-2370.2011.00306.x

Boldt, G. (2018). Condescension or co-decisions: A case of institutional youth participation. Young, 26(2), 108-125. https://doi.org/10.1177/1103308817713620

Bryk, A. S. (2010). Organizing schools for improvement. Phi delta kappan, 91(7), 23-30. https://doi.org/10.1177/003172171009100705

Bustomi, A. A., Saiban, K., Rozikin, Z., Suadi, S., & Armiah, A. (2025). Media literacy, digital exposure, governance and trust in Pesantren sustainability: the moderating role of management openness in the post-truth era. Management & Accounting Review (MAR), 24(2), 417-446. https://doi.org/10.24191/MAR.V24i02-16

Chinhara, H., & Kuyayama, A. (2024). Challenges to the provisioning of equitable quality education opportunities in inclusive early childhood development classes attached to primary schools: A case of one district in Zimbabwe. Social Sciences & Humanities Open, 10, 100957. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2024.100957

Dirawan, G. D., Andayani, D. D., & Pertiwi, N. (2023). Peningkatan literasi digital pada santri pesantren Syeh Hasan Yamani memanfaatkan aplikasi canva. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 2(4), 366-371. https://doi.org/10.59025/js.v2i4.129

Dryzek, J. S. (2012). Foundations and frontiers of deliberative governance. Oxford University Press.

Dwinata, A., Rachmadyanti, P., Siswanto, M. B. E., Raharja, H. F., Nuruddin, M., & Kibtiyah, A. (2025). Implementasi program ASWAJA (Ahlusunnah Wal Jama’ah) dalam meningkatkan karakter religius siswa sekolah dasar. Jurnal Simki Pedagogia, 8(1), 9-19. https://doi.org/10.29407/jsp.v8i1.855

Fishkin, J. S. (2018). Democracy when the people are thinking: Revitalizing our politics through public deliberation. Oxford University Press.

Hajar, A. (2024). Transforming Islamic education for environmental and social sustainability. Sinergi International Journal of Islamic Studies, 2(2), 82-95. https://doi.org/10.61194/ijis.v2i2.601

Harris, A. (2013). Distributed leadership: Friend or foe?. Educational management administration & leadership, 41(5), 545-554. https://doi.org/10.1177/1741143213497635

Hendriawan, E., Marlina, R., Hadian, M. H., Nuraeni, I. I., & Yogaswara, S. S. P. (2026). Mapping International Collaboration and Research Hotspots in Educational Technology: A VOSviewer Analysis. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(6), 41-53. https://doi.org/10.5281/zenodo.18065944

Kusuma, A. (2021). Analisis deskriptif terhadap pengembangan media pembelajaran e-modul interaktif berbasis software aplikasi Lectora Inspire. Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan, 07(02), 1-11.

Lee, H., Kim, H., & Yan, W. (2025). Computers and Education : Artificial Intelligence Promoting inclusive AI and technology in K-12 education : A review of context, instructional strategies, and learning outcomes. Computers and Education: Artificial Intelligence, 9(May), 100478. https://doi.org/10.1016/j.caeai.2025.100478

Lyu, S., Chen, X., Adhinugraha, K. M., & Taniar, D. (2025). Bridging the education gap: A comprehensive analysis of travel distance and education quality based spatial accessibility of early childhood education in Metropolitan Melbourne. Cities, 156, 105530. https://doi.org/10.1016/j.cities.2024.105530

Maghfiroh, M., Iryani, E., Haerudin, H., Yani, M. T., Zaini, N., & Mahfud, C. (2024). Promoting green pesantren: Change, challenge and contribution of Nahdlatul Ulama in Indonesia. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 409-435. https://doi.org/10.31538/nzh.v7i2.4668

Maharani, R. R., & Saputri, Y. D. (2024). Analisis peran dan pengaruh teknologi dalam dunia pendidikan. Morfol. J. Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya, 2(3), 83-90. https://doi.org/10.61132/morfologi.v2i3.614

March, A. (2016). The democratic plan: Analysis and diagnosis. Routledge.

Marlina, R., Hendriawan, E., Irnawati, R., & Awaliyah, W. (2026). The values of Islamic banking as drivers of transformation educational management: an Islamic economic approach and pedagogical leadership. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(7), 226-236. https://doi.org/10.5281/zenodo.18607483

Møller, A. M. (2021). Deliberation and deliberative organizational routines in frontline decision-making. Journal of Public Administration Research and Theory, 31(3), 471-488. https://doi.org/10.1093/jopart/muaa060

Nurmayuli. (2023). Development of an Islamic education management philosophy e-module through the canva application. Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan, 9(01), 97–108. https://doi.org/10.32678/tarbawi.v9i01.7963

Sadiyah, H., Shofawi, M. A., & Fatmawati, E. (2019). Manajemen Program Pendidikan Leadership untuk Siswa di Sekolah Alam Banyubelik Kedungbanteng Banyumas. Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan, 5(02), 251–270.

Shalihin, R. R. (2025). Intersecting brain processes and Indigenous leadership systems: a neuroanthropological analysis of the Minangkabau community. Social Identities, 31(1), 99-117. https://doi.org/10.1080/13504630.2024.2439786

Spillane, J. P. (2006). Distributed Leadership. San Francisco Jossey-Bass.

Sugiyono, S. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (2nd ed.). Alfabeta.

Sulastini, R., Nuraeni, I. I., Marlina, R., & Saefullah, S. (2023). Manajemen kurikulum dan evaluasi pembelajaran esp: english for accounting untuk meningkatkan efektivitas manajemen keuangan. Journal of Education Research, 4(4), 2198-2204. https://doi.org/10.37985/jer.v4i4.595

Tyas, E. H., Sunarto, S., & Naibaho, L. (2020). Building superior human resources through character education. TEST Engineering & Management, 83, 11864-11873.

Utomo, B., & Nadia, F. (2024). The Visionary Leadership of Pesantren: Adaptive Strategies in Response to the Pesantren Law. Development: Studies in Educational Management and Leadership, 3(2), 103-116. https://doi.org/10.47766/development.v3i2.3389

Wasiaturrahma, Ajija, S. R., Sukmana, R., Sari, T. N., & Hudaifah, A. (2020). Breadth and depth outreach of Islamic cooperatives: do size, non-performing finance, and grant matter? Heliyon, 6(7), e04472. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2020.e04472

Weick, K. E. (2012). Educational organizations as loosely coupled systems. In The Roots of Logistics (pp. 389-410). Springer, Berlin, Heidelberg. https://doi.org/10.1007/978-3-642-27922-5_25

Yensathit, Y., Ariya, P., Intawong, K., & Puritat, K. (2025). Accessible virtual reality for library orientation: A user-centered approach for visually impaired learners in inclusive education. Social Sciences & Humanities Open, 11, 101630. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2025.101630

Yusup, M., Sanusi, A., Trinamansyah, S., & Syamsudin, T. A. (2021). Management Education and Training at the Research and Development Agency for Legal and Judicial Education and Training at the Supreme Court of the Republic of Indonesia. Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan, 7(01), 69-78. https://doi.org/10.32678/tarbawi.v7i01.4322

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-04-30

Cara Mengutip

Khori, A., Faizal, F., Juhaeni, A., & Lugowi, R. A. (2026). Managing Democratic Education within Pesantren Traditions: A Multi-Case Study of Islamic Boarding Schools in Cianjur, Indonesia . Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan, 12(01), 41–56. https://doi.org/10.32678/tarbawi.v12i01.12252

Terbitan

Bagian

Original Research Articles