Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Banten

Authors

  • Nana Sumarna Magister Pendidikan Dasar, Universitas Terbuka
  • Nafan Tarihoran Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Rhini Fatmasari Universitas Terbuka

DOI:

https://doi.org/10.32678/ibtidai.v13i1.12742
Statistics: Abstract viewed : 0 times | PDF downloaded : 0 times

Keywords:

ADDIE Model, Elementary School, Local Wisdom, Teaching Materials, Thematic Learning

Abstract

Thematic learning in elementary schools requires instructional materials that are contextual and relevant to students’ daily lives. However, the materials currently used are generally national in scope and do not optimally incorporate local wisdom, resulting in less meaningful learning experiences. This study aims to develop thematic teaching materials based on the local wisdom of the Banten community and to examine their validity, practicality, and effectiveness. This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model. The subjects of this study were 75 fifth-grade elementary school students. Data were collected through interviews, questionnaires, observations, and learning outcome tests. The results showed that the developed teaching materials significantly improved in quality, with validation scores increasing from 61% to 93%, indicating high validity. In addition, the materials were considered practical and effective in enhancing student engagement and learning outcomes. The findings imply that integrating local wisdom can foster more contextually relevant and meaningful learning.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alimah, S. (2019). Kearifan lokal dalam inovasi pembelajaran biologi: strategi membangun anak indonesia yang literate dan berkarakter untuk konservasi alam. Jurnal Pendidikan Hayati, 5(1).

Alvionita, I., HS, D. P. S., Rahmawati, E. S., Setywati, B. E., Kurniawan, K., & Indrawari, K. (2025). Analisis tantangan pengembangan bahan ajar buku PAI Kurikulum Merdeka pada kelas 5 SD. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 3(1), 15-20.

Annisa, R., Ramadani, F., & Haliq, A. (2025). Inovasi pembelajaran dengan media visual: Studi pengalaman di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02), 379-389.

Anshori, I. (2021). Integrasi pembelajaran ilmu pengetahuan sosial pada kurikulum 2013 kelas rendah di madrasah ibtidiyah. TERAMPIL: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, 8(1), 37-50.

Branch, R. M. (2009). Instructional Design-The ADDIE Approach. New York:Springer.

Famulaqih, S., & Lukman, A. (2024). Pengembangan bahan ajar modul pembelajaran. Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam, 1(2), 01-12.

Fatmawati, K. (2017). Implementasi Kurikulum 2013: Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar. PEJ (PRIMARY EDUCATION JOURNAL), 1(1), 11-16.

Gafar, A. G. H., & Haryati, T. (2022). Pembelajaran Tematik Integratif pada Mata Pelajaran IPS dalam Kurikulum 2013 di SDN Teke Kecamatan Palibelo. Ainara Journal (Jurnal Penelitian Dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 3(3), 202-210.

Hadad, N., Istikhori, H., Sirojudin, M. J., Kusban, H., & Supandi, H. (2025). Problem kurangnya bahan ajar/literatur pendidikan bagi peserta didik. Journal of Islamic Religious Education, 1(3), 132-137.

Hatima, Y. (2025). Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk menumbuhkan karakter siswa sekolah dasar. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(3), 24-39.

Hidayah, N. (2015). Pembelajaran tematik integratif di Sekolah Dasar. Terampil: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 2(1), 34-49.

Husna, H., Indriani, M., Mukarromah, M., & Khaliq, R. (2022). Nilai nilai kearifan lokal generasi millenial di Kota Banjarmasin. Al-Hiwar Jurnal Ilmu dan Teknik Dakwah, 10(1), 29-37.

Indah, R. A., & Fadilah, M. (2024). Literature Review: Pengaruh Media Pembelajaran Literasi Visual Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa SMA:(Literature Review: The Influence of Visual Literacy Learning Media on High School Students Biology Learning Outcomes). Biodik, 10(2), 188-198.

Juwantara, R. A. (2019). Analisis teori perkembangan kognitif piaget pada tahap anak usia operasional konkret 7-12 tahun dalam pembelajaran Matematika. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 9(1), 27-34.

Nadlir, N. (2016). Urgensi pembelajaran berbasis kearifan lokal. Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 2(2), 299-330.

Sabrina, N. A., Maharaja, L. R., Naingglan, M. M., & Gaol, M. L. (2023). Pengaruh pengembangan media ajar visual terhadap siswa sekolah dasar dalam memahami konsep matematika secara visual. Jurnal Pendidikan Matematika, 1(1), 11.

Septina, E. A. (2025). Korelasi budaya, potensi lokal dan kearifan lokal pada pembelajaran ipa berbasis etnosains. JOSERI, 1(1), 25-32.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D). Alfabeta.

Suhermi, L., Barokah, N., & Kamal, R. (2025). Pembelajaran kontekstual sebagai inovasi kreatif dalam menjadikan materi ajar lebih bermakna. JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora, 4(2), 94-103.

Suttrisno, S., & Rofi’ah, F. Z. (2023). Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Guna Mengoptimalkan Projek Penguatan Pelajar Pancasila Madrasah Ibtidaiyah Di Bojonegoro. Pionir: Jurnal Pendidikan, 12(1), 54-76.

Tasya, N. A. (2025). Pengembangan kurikulum berbasis kontekstual untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di era Merdeka Belajar. Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 1(01).

Widodo, D. P., Judijanto, L., Riska, F. M., Febriyanti, R., & Karuru, P. (2025). Pengembangan Bahan Ajar. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Sumarna, N., Tarihoran, N., & Fatmasari, R. (2026). Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Banten. Ibtida’i : Jurnal Kependidikan Dasar, 13(1), 21–36. https://doi.org/10.32678/ibtidai.v13i1.12742

Issue

Section

Original Research Article